Menu

Mode Gelap
Amendemen UUD 1945 Disebut Kudeta Konstitusi Berkedok Reformasi Oligarki Rampok Negara, Prabowo Disebut Presiden Pertama yang Berani Lawan Jalan Pemakzulan Berlapis, Konstitusi Jadi Benteng Presiden Bukan Rakyat yang Minta, Ini Dalang di Balik Wacana Pemakzulan Pemakzulan Prabowo Realistis tapi Syaratnya Belum Terpenuhi Anggota Dewan Minta Pemerintah Meningkatkan Kewaspadaan Sistem Deteksi Dini Hantavirus

POLITIK

Bukan Rakyat yang Minta, Ini Dalang di Balik Wacana Pemakzulan

badge-check


					Foto: Amir Hamzah (kanan)/tangkapan layar Perbesar

Foto: Amir Hamzah (kanan)/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Wacana pemakzulan Presiden Prabowo yang ramai diperbincangkan publik disebut bukan murni aspirasi rakyat. Analis geopolitik Amir Hamzah dan mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu sama-sama menunjuk aktor-aktor di balik layar sebagai penggerak utama. Amir mengidentifikasi setidaknya tiga kelompok dengan agenda berbeda: yang ingin menjatuhkan Prabowo agar Gibran naik, yang ingin memakzulkan Gibran sembari mempertahankan Prabowo, dan yang menginginkan keduanya turun tanpa memiliki figur pengganti.

“Fragmentasi kepentingan ini justru menunjukkan lemahnya basis pemakzulan,” kata Amir, dalam diskusi di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Said Didu lebih blak-blakan (menuding). Menurutnya, aktor utama yang sesungguhnya menginginkan Prabowo jatuh adalah Jokowi beserta jaringan pendukungnya. Penyebabnya: untuk pertama kali dalam sejarah republik, ada presiden yang berani menyentuh oligarki dan para pelindungnya secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Amendemen UUD 1945 Disebut Kudeta Konstitusi Berkedok Reformasi

9 Mei 2026 - 22:52 WIB

Jalan Pemakzulan Berlapis, Konstitusi Jadi Benteng Presiden

9 Mei 2026 - 18:59 WIB

Pemakzulan Prabowo Realistis tapi Syaratnya Belum Terpenuhi

9 Mei 2026 - 14:52 WIB

Populer POLITIK