Menu

Mode Gelap
Prabowo: 2045 Indonesia Jadi Ekonomi Keempat Terbesar Dunia Tiga Tahun Lagi Kita Kuat di Energi, Kata Presiden Tekiro dan ITS Surabaya Kembali Gelar Servis Gratis Dan Pelatihan Otomotif Untuk Masyarakat Surabaya Prabowo Minta Pengusaha Muda Jadi Patriot Ekonomi, Jangan Bawa Kabur Kekayaan Prabowo: 1.000 Kawan Terlalu Sedikit, Satu Lawan Terlalu Banyak Saut Situmorang Sebut Korupsi MBG Merampok Orang Lapar, Desak Purbaya Diperiksa

POLITIK

Bukan Rakyat yang Minta, Ini Dalang di Balik Wacana Pemakzulan

badge-check


					Foto: Amir Hamzah (kanan)/tangkapan layar Perbesar

Foto: Amir Hamzah (kanan)/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Wacana pemakzulan Presiden Prabowo yang ramai diperbincangkan publik disebut bukan murni aspirasi rakyat. Analis geopolitik Amir Hamzah dan mantan Sekretaris BUMN Muhammad Said Didu sama-sama menunjuk aktor-aktor di balik layar sebagai penggerak utama. Amir mengidentifikasi setidaknya tiga kelompok dengan agenda berbeda: yang ingin menjatuhkan Prabowo agar Gibran naik, yang ingin memakzulkan Gibran sembari mempertahankan Prabowo, dan yang menginginkan keduanya turun tanpa memiliki figur pengganti.

“Fragmentasi kepentingan ini justru menunjukkan lemahnya basis pemakzulan,” kata Amir, dalam diskusi di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Said Didu lebih blak-blakan (menuding). Menurutnya, aktor utama yang sesungguhnya menginginkan Prabowo jatuh adalah Jokowi beserta jaringan pendukungnya. Penyebabnya: untuk pertama kali dalam sejarah republik, ada presiden yang berani menyentuh oligarki dan para pelindungnya secara langsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo: 1.000 Kawan Terlalu Sedikit, Satu Lawan Terlalu Banyak

11 Juni 2026 - 14:49 WIB

Kritik Keras Kebijakan Ekonomi Purbaya

11 Juni 2026 - 08:50 WIB

Mendukung Chatib Basri Jadi Menkeu, Menolak Purbaya Pimpin BI

10 Juni 2026 - 17:50 WIB

Populer POLITIK