News Feed
light_mode
Trending Tags

Harga DMO Batu Bara tak Berubah 10 Tahun Hambat Transisi Energi

  • account_circle Robi
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta– Kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) batu bara dengan harga 70 dollar AS per ton yang ditetapkan sejak 2018 dan tidak pernah direvisi dinilai menjadi salah satu penghambat transisi energi nasional. Hal itu mengemuka dalam diskusi publik bertema “Navigasi Ketahanan Energi Nasional di Tengah Dinamika Geopolitik” yang digelar Senin (25/5/2026) di Hotel 88 Fatmawati, Jakarta Selatan.

Ketua Bidang Hubungan Industri dan Asosiasi Industri Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), Ardhi Ishak Koesen, mengungkapkan bahwa sekitar 59 gigawatt atau hampir 60 persen kapasitas pembangkit listrik nasional masih bertumpu pada batu bara. Kondisi itu dinilainya masih aman dalam jangka pendek, namun kebijakan DMO menyimpan persoalan tersendiri.

“Harga DMO ditetapkan pada 2018 dan sampai sekarang tidak berubah. Sementara harga bahan bakar dan komponen penambangan bisa dua hingga tiga kali lipat lebih mahal dibanding saat itu,” ujarnya. Ia menilai kebijakan tersebut ibarat subsidi terselubung bagi pembangkit batu bara yang justru memperlambat pengembangan energi terbarukan.

Di sisi lain, Ardhi menyoroti ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar minyak (BBM) dan LPG sebagai ancaman nyata bagi ketahanan energi, terlebih di tengah tren penguatan nilai tukar dolar. Ia menyebut tekanan tersebut seharusnya menjadi pendorong percepatan transisi ke kendaraan listrik dan sumber energi domestik.

Ia juga menegaskan bahwa investasi di sektor energi membutuhkan kebijakan yang konsisten dan bervisi jangka panjang. “Membangun pembangkit itu butuh waktu bertahun-tahun dan usianya bisa 20 tahun. Kalau kebijakan berubah setiap tahun, investor pun takut masuk,” katanya. Ia turut mengingatkan bahwa Indonesia hingga kini belum memiliki undang-undang energi terbarukan yang dapat menjadi landasan hukum yang pasti bagi para investor.

Sementara itu, Managing Director Energy Shift Institute, Putra Adhiguna, menyoroti fragmentasi cara pandang Indonesia terhadap energi sebagai akar persoalan yang lebih dalam. Menurutnya, diskusi energi nasional selama ini tidak pernah benar-benar holistik, setiap pihak hanya membela sektor masing-masing tanpa membandingkan seluruh opsi secara terbuka dan transparan.

“Kalau subsidi biodiesel kita Rp40—50 triliun per tahun, kenapa tidak kita bandingkan dulu dengan membangun dua koridor LRT setiap tahun? Mana yang lebih efektif mengurangi ketergantungan energi impor?” ujar Putra.

Ia juga memperingatkan risiko besar yang mengintai ekspor energi Indonesia. Tiongkok, sebagai tujuan ekspor terbesar, kini telah menjadikan energi bersih sebagai sumber 90 persen pertumbuhan listriknya. Jika Indonesia tidak bersiap menghadapi pergeseran ini, dampaknya tidak hanya pada sektor energi, tetapi juga pada lapangan kerja dan perekonomian secara keseluruhan.

Putra turut menyinggung kesenjangan kapasitas energi surya Indonesia dibandingkan India. Meski kondisi geografis kedua negara berbeda, ia menilai perbedaan yang mencapai 100 kali lipat terlampau besar untuk sekadar dimaklumi. “Oke kalau beda 10 atau 20 kali lipat, tapi jangan sampai 100 kali lipat,” tegasnya.

  • Penulis: Robi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • Ketua KPK Minta Hapus “Gratifikasi” di RUU Perampasan Aset, Aktivis Sulut Geram: “Ada Udang di Balik Batu?”

    Ketua KPK Minta Hapus “Gratifikasi” di RUU Perampasan Aset, Aktivis Sulut Geram: “Ada Udang di Balik Batu?”

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Resa R
    • 0Komentar

    INAnews.co.id/Sulut,– Permintaan Ketua KPK Setyo Budiyanto untuk menghapus istilah gratifikasi kepada Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan dalam RUU Perampasan Aset menuai kecaman. Aktivis anti korupsi Sulawesi Utara, Michael Madas Lumowa, menilai permintaan tersebut tidak masuk akal dan mencurigakan. Rabu 8 Oktober 2025. Madas menyoroti dugaan gratifikasi yang melibatkan istri Ketua KPK, Henny Setyobudi, yang […]

  • Sertifikasi Halal Indonesia Kalah Cepat dari Thailand

    Sertifikasi Halal Indonesia Kalah Cepat dari Thailand

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia, meski dikenal sebagai negara Muslim terbesar di dunia, ternyata tertinggal dari Thailand dalam hal regulasi sertifikasi halal oleh negara. Hal ini diungkapkan Ekonom CSED INDEF, Abdul Hakam Naja. Menurutnya, penduduk Muslim Thailand hanya sekitar 12 persen dari total populasi, namun negara tersebut telah lebih dulu memiliki lembaga sertifikasi halal resmi dibanding Indonesia. […]

  • Untuk Menunjang SDM Lomban Membuka BIMENTALSIK

    Untuk Menunjang SDM Lomban Membuka BIMENTALSIK

    • calendar_month Senin, 16 Sep 2019
    • account_circle Resa R
    • 0Komentar

    INAnews.co.id Bitung- Mempersiapkan sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi vokasi terhadap industri perlu terus ditingkatkan. Hal ini untuk menyesuaikan diri dengan era revolusi industri 4.0 dan memenuhi kebutuhan tenaga profesional yang terus berubah.

  • KSBSI Kecewa Investasi CIPP JETP Abaikan Aspirasi Buruh

    KSBSI Kecewa Investasi CIPP JETP Abaikan Aspirasi Buruh

    • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta  –  Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) menyampaikan kekecewaan dan prihatin merespon rencana Investasi dan Kebijakan Komprehensif (CIPP JETP) yang diluncurkan oleh pemerintah Indonesia dalam hal ini Sekretariat JETP pada, Selasa, 21 November 2023. Sejumlah aspirasi dan buah pikiran yang disampaikan oleh buruh pada forum Dialog Masyarakat Sipil di hotel Ashley, Jakarta 13-14 […]

  • Hari Bhayangkara, MTB Serahkan Penghargaan untuk AKP Prio

    Hari Bhayangkara, MTB Serahkan Penghargaan untuk AKP Prio

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2020
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Lombok Barat – Jajaran komisaris dan direksi PT LeBui Bangun Persada menggelar launching perusahaan sekaligus launching Resto Dasker Bebek LeBui, Rabu (1/7) di Lombok Barat. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke 74 ini, diisi dengan penyerahan penghargaan kepada Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Prio Suhartono SIK. Penghargaan berupa dukungan biaya pendidikan S2 […]

  • Berikan Informasi Terbaik Kadin Jalin Kerjasama Publikasi Dengan tvOne

    Berikan Informasi Terbaik Kadin Jalin Kerjasama Publikasi Dengan tvOne

    • calendar_month Senin, 23 Agt 2021
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta-tvOne melakukan tanda tangan kerja sama publikasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia untuk menyampaikan kebijakan dan aspirasi dunia usaha dalam upaya memajukan perekonomian nasional. Penandatanganan kerjasama dilakukan di Gedung Kadin pada Senin, 23/8/2021. Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Koordinator Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Organisasi, Hukum […]

expand_less