Menu

Mode Gelap
Prabowo: Koruptor Dana MBG Tidak Pantas Dihormati Danantara Sumber Daya Indonesia Kelola Ekspor Rp14 Miliar Dolar Prabowo Bongkar 1.074 BUMN, Target Tinggal 300 Akhir 2026 RI Capai Swasembada Pangan Lebih Cepat dari Target Gempa NTT: Dua Tewas, Peringatan Dini Tsunami Sempat Diberlakukan Prabowo Klaim 121 Kebijakan Transformatif dalam 21 Bulan

EKONOMI

Ketua Dekopin Sebut Koperasi Kini Jadi Prioritas Negara

badge-check


					Foto: Bambang Haryadi/tangkapan layar Perbesar

Foto: Bambang Haryadi/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta- Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Bambang Haryadi menyampaikan bahwa gerakan koperasi Indonesia akhirnya mendapat perhatian serius pemerintah setelah hampir tiga dekade kurang diperhatikan. Pernyataan itu disampaikan dalam laporannya pada puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Indonesia Arena, Jakarta, Ahad (12/7/2026), di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

“Baru dalam pemerintahan Bapak Presiden, Gerakan Koperasi Indonesia mendapat perhatian dan menjadi program prioritas ekonomi masyarakat,” kata Bambang.

Ia menyebut peringatan tahun ini menjadi momentum kebangkitan koperasi sebagai salah satu pilar utama penggerak ekonomi rakyat. “Kita yakin di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, koperasi akan menjadi salah satu pilar utama penggerak rakyat Indonesia,” ujarnya.

Bambang membantah anggapan bahwa koperasi adalah model bisnis kuno dan kecil. “Klub-klub besar di Eropa seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen, bahkan dikelola dengan sistem koperasi. Bahkan salah satu bank terbesar di Belanda, Rabobank, dimiliki oleh koperasi,” ucapnya.

Ia menilai keberpihakan Prabowo terhadap koperasi bukan sekadar slogan. “Itu terbukti nyata dengan dibentuknya koperasi desa dan koperasi Kelurahan Merah Putih,” katanya, sembari menambahkan bahwa kakek dan ayah Presiden Prabowo merupakan tokoh koperasi.

“Atas dedikasi dan perjuangan Bapak terhadap Gerakan Koperasi dari dulu hingga sekarang, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ujar Bambang menutup laporannya. “Kami yakin Gerakan Koperasi Indonesia semakin berdaya dan Indonesia berjaya.”

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

​Kredit Macet BDL Lamongan Tembus Rp386 Miliar, CBA Desak KPK Periksa Dirut Nur Rahmawati

14 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Turunkan Pajak

11 Agustus 2026 - 18:18 WIB

PFII Bisa Ubah Bank Syariah RI Jadi Institusi Keuangan Islam Global

11 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Populer EKONOMI