INAnews.co.id, Jakarta– Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Anwar Abbas mengecam keras penahanan wartawan Republika oleh Israel. Ia menyebut tindakan itu mencerminkan arogansi negara yang merasa kebal hukum karena dukungan Amerika Serikat.
“Penahanan ini merupakan cermin dari sebuah arogansi dan kesombongan. Israel merasa hebat dan kuat karena didukung AS, sehingga tidak merasa takut untuk berbuat apa saja,” kata Anwar Abbas, Senin (18/5/2026).
Anwar menilai tindakan Israel telah jauh melampaui batas, termasuk dengan membunuh orang-orang yang mereka anggap musuh. Menurutnya, hal itu sudah sangat mencoreng nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.
Ia pun menyoroti sikap negara-negara Barat yang dinilai bungkam di tengah pelanggaran tersebut. “Herannya, negara-negara Barat yang katanya sangat menjunjung tinggi HAM malah hanya diam melihat tindakan yang biadab tersebut,” ujarnya.
Atas dasar itu, MUI mengimbau masyarakat dunia untuk mengutuk tindakan Israel. Lebih jauh, Anwar mendesak seluruh negara di dunia agar memblokade dan menerapkan embargo ekonomi terhadap Israel.
“Kita meminta masyarakat dan seluruh negara di dunia untuk memblokade dan melakukan embargo ekonomi terhadap negara zionis tersebut, sampai mereka bisa menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan,” tegasnya.






