Menu

Mode Gelap
Sukses B50, Pemerintah Kejar Mandatori Bioetanol Mulai 2027 Filosofi Angka 8 di Balik Tanggal Peluncuran B50 Subsidi B50 untuk Nelayan di Atas 30 Ton Disiapkan dari Dana BPDPKS Prabowo Targetkan Pembangunan PLTS 100 Gigawatt dalam Dua Tahun Uji Coba 6 Bulan, Bahlil Sebut Kualitas B50 Lebih Baik dari B40 Prabowo Singgung Mental “Kepiting”, Ajak Bangsa Hargai Prestasi Sendiri

EKONOMI

B50 Diklaim Hemat Devisa Rp170 Triliun dan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja

badge-check


					Foto: peluncuran B50 di Karawang, Jawa Barat (9/7/20260 Perbesar

Foto: peluncuran B50 di Karawang, Jawa Barat (9/7/20260

INAnews.co.id, Karawang– Program mandatori biodiesel B50 diproyeksikan menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun atau setara 10 miliar dolar AS per tahun, naik signifikan dari penghematan B40 yang sebesar Rp133 triliun, kata Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat peluncuran program tersebut di Karawang, Kamis (9/7/2026).

Bahlil merinci, implementasi B50 turut mendorong nilai tambah industri crude palm oil (CPO) dari Rp20,92 triliun menjadi Rp23,49 triliun, serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja dari 1,8 juta orang pada era B40 menjadi 2,1 juta orang.

Dari sisi lingkungan, penurunan emisi gas rumah kaca diperkirakan naik dari 39,66 juta ton CO2 pada program B40 menjadi 44,46 juta ton CO2 dengan B50.

Kebutuhan CPO nasional untuk mendukung program ini juga meningkat dari 15,2 juta ton menjadi kisaran 16,3–17 juta ton, yang menurut Bahlil akan memberi kepastian pasar bagi petani sawit di tengah fluktuasi harga ekspor.

“Kalau harganya di luar rendah dan negara lain tidak mau, kita sisihkan untuk hilirisasi B50 supaya harga petani naik, industri naik, negara sejahtera,” ujar Bahlil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Wijayanto Samirin: Korupsi Batubara PLN Ancaman Serius Ketahanan Energi, Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Tuntas

10 Juli 2026 - 06:57 WIB

Ferry Latuhihin Dukung Kortas Tipidkor Usut Penyimpangan Energi

9 Juli 2026 - 21:29 WIB

Dominasi Fiskal Ancam Independensi Bank Indonesia

7 Juli 2026 - 10:37 WIB

Populer EKONOMI