Menu

Mode Gelap
Sukses B50, Pemerintah Kejar Mandatori Bioetanol Mulai 2027 Filosofi Angka 8 di Balik Tanggal Peluncuran B50 Subsidi B50 untuk Nelayan di Atas 30 Ton Disiapkan dari Dana BPDPKS Prabowo Targetkan Pembangunan PLTS 100 Gigawatt dalam Dua Tahun Uji Coba 6 Bulan, Bahlil Sebut Kualitas B50 Lebih Baik dari B40 Prabowo Singgung Mental “Kepiting”, Ajak Bangsa Hargai Prestasi Sendiri

POLITIK

Subsidi B50 untuk Nelayan di Atas 30 Ton Disiapkan dari Dana BPDPKS

badge-check


					Foto: B50/tangkapan layar Perbesar

Foto: B50/tangkapan layar

INAnews.co.id, Karawang– Pemerintah akan menggunakan sebagian dana surplus Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk menurunkan harga bahan bakar B50 bagi nelayan dengan kapal berbobot di atas 30 ton, tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, tiga bulan terakhir dana BPDPKS mengalami surplus karena harga bahan bakar nabati tergolong tinggi. Dana tersebut kemudian dialokasikan agar harga B50 di tingkat nelayan tidak memberatkan.

Dalam laporannya, sempat terjadi koreksi mengenai kelompok penerima subsidi, semula disebut mencakup petani, namun kemudian dipastikan hanya berlaku untuk nelayan dengan kapal di atas 30 ton.

Skema subsidi ini melengkapi kebijakan harga B50 yang selama ini membedakan peruntukan public service obligation (PSO) dan non-PSO, di mana segmen non-PSO atau industri dilepas mengikuti mekanisme pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

YLBHI Desak Presiden Evaluasi Total Program Koperasi Merah Putih

8 Juli 2026 - 19:05 WIB

Eks Pejabat KPK Sebut Inspektorat Daerah Cuma Jadi Pajangan

8 Juli 2026 - 16:25 WIB

Mengajak Akademisi dan Rektor Bersuara soal Kebijakan Populis

7 Juli 2026 - 18:30 WIB

Populer POLITIK