News Feed
light_mode
Trending Tags

Wijayanto Samirin: Korupsi Batubara PLN Ancaman Serius Ketahanan Energi, Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Tuntas

  • account_circle Helmi Romdhoni
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

INAnews.co.id, Jakarta – Ekonom Senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menyampaikan keprihatinan mendalam terkait kasus dugaan korupsi dalam rantai pasok batubara untuk PT PLN (Persero).

Menurutnya, praktik korupsi di sektor strategis ini bukan sekadar persoalan kerugian keuangan negara, melainkan sebuah ancaman serius terhadap ketahanan energi nasional yang berpotensi mencederai keadilan bagi rakyat dan merusak fondasi perekonomian.

“Korupsi yang terjadi terkait supply batubara untuk PLN bukan saja korupsi yang merugikan keuangan negara dalam jumlah besar, tetapi juga berisiko merusak ketahanan energi kita tapi sesuatu yang mencederai keadilan bagi rakyat dan sangat penting bagi ekonomi kita,” tegas Wijayanto Samirin dalam pernyataannya, Jumat (10/7/2026).

Wijayanto Samirin menegaskan bahwa dampak kasus ini jauh melampaui kerugian materi. Ia menyebut ada kerugian bersifat strategis yang jika dibiarkan dapat membuat Indonesia kehilangan daya saing ekonomi di tengah persaingan ketat dengan negara tetangga.

Gangguan pasokan energi juga dikhawatirkan akan memengaruhi daya saing industri, mengurangi kepercayaan investor asing, serta mengancam penciptaan lapangan kerja yang seharusnya muncul dari investasi produktif.

Wijayanto Samirin memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dalam mengusut kasus ini. Ia menilai apa yang dilakukan Kortas Tipidkor sudah tepat dan harus dilanjutkan hingga tuntas.

“Mereka yang terlibat harus ditindak tegas, termasuk para tokoh besar pemberi back up. Apa yang dilakukan oleh Kortas Tipidkor Polri sudah tepat, apa yang sudah dimulai harus dilanjutkan hingga tuntas,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wijayanto Samirin juga menyoroti potensi upaya adu domba antar institusi penegak hukum.

Ia mendorong Presiden untuk turun tangan langsung guna mencegah hal tersebut dan menjadikan kasus ini sebagai momentum bagi upaya pembersihan negeri dari korupsi secara menyeluruh.

Tak hanya kepolisian, Wijayanto Samirin juga melihat kasus ini sebagai kesempatan emas bagi Kejaksaan untuk mengangkat marwahnya.

Ia mendorong Kejaksaan menjadikan momentum ini sebagai ajang untuk memperbaiki integritas dan tata kelola internal.

“Bagi Kejaksaan, ini juga kesempatan untuk mengangkat marwahnya, dengan menjadikannya momentum untuk memperbaiki integritas dan tata kelola internal,” pungkasnya.

Selain penegakan hukum, ia juga mendorong dilakukannya audit menyeluruh untuk mengungkap akar persoalan, baik itu ketidaksesuaian antara kebutuhan dan realisasi pasokan, celah pengawasan, maupun praktik yang menguntungkan pihak tertentu.

 

 

  • Penulis: Helmi Romdhoni

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Berita Rekomendasi

  • INKOPPAS Dorong Keterlibatan Pedagang dalam Pembangunan Pasar Rakyat

    INKOPPAS Dorong Keterlibatan Pedagang dalam Pembangunan Pasar Rakyat

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta – Induk Koperasi Pedagang Pasar (INKOPPAS) mengadakan Rapat Koordinasi dengan Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Kewilayahan Republik Indonesia membahas optimalisasi pasar rakyat.

  • BI Turunkan Batas Beli Dolar Jadi 25.000 Dolar

    BI Turunkan Batas Beli Dolar Jadi 25.000 Dolar

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta– Bank Indonesia (BI) akan memangkas batas maksimal pembelian dolar AS tanpa underlying transaction menjadi hanya 25.000 dolar AS per orang per bulan, turun dari sebelumnya 100.000 dolar, dan sempat dipangkas ke 50.000 dolar. Kebijakan ini diumumkan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rapat koordinasi bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Selasa (5/5/2026). “Kami akan […]

  • Pertumbuhan Pangan 10 Persen tak Turunkan Inflasi

    Pertumbuhan Pangan 10 Persen tak Turunkan Inflasi

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Robi
    • 0Komentar

    INAnews.co,id, Jakarta- Peneliti Center of Macroeconomics and Finance (MACFIN) INDEF Abdul Manap Pulungan mempertanyakan relevansi dan logika data ekonomi Indonesia yang penuh anomali. Pertumbuhan sektor tanaman pangan yang mencapai 10,13 persen justru tidak menurunkan inflasi, bahkan harga pangan tetap tinggi. “Ini sangat aneh. Kalau produksi pangan naik, harusnya harga turun karena supply banyak. Tapi kenyataannya […]

  • Putus Penyebaran Covid-19, Satlantas Polresta Mataram Gelar Razia Masker

    Putus Penyebaran Covid-19, Satlantas Polresta Mataram Gelar Razia Masker

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2020
    • account_circle Idrus Jalmonadi
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Mataram – Satuan Lalu Lintas Polresta Mataram menggelar kegiatan pemeriksaan surat surat kendaraan di depan Mapolresta Mataram pada Senin (24/8/2020). Kegiatan pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Wakil Kasat Lantas Polresta Mataram, Iptu Gede Sukarta. Lebih Lanjut, Wakasat Lantas Polresta Mataram, Iptu Gede Sukarta menjelaskan bahwa, Kegiatan pemeriksaan ini digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait […]

  • Formak Laporkan ke KPK Dugaan Korupsi di Kaltim dan Balikpapan

    Formak Laporkan ke KPK Dugaan Korupsi di Kaltim dan Balikpapan

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2023
    • account_circle Helmi Romdhoni
    • 0Komentar

    INAnews.co.id, Jakarta- Akhir tahun 2022, Forum Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Formak Indonesia) Kalimantan Timur (Kaltim) melaporkan beberapa kasus dugaan tindak pidana korupsi di Kaltim dan Balikpapan.

  • Apa Kata APJAPI Terkait Peristiwa Dugaan Penembakan  Debt Collector oleh Polisi di Sumatera Selatan

    Apa Kata APJAPI Terkait Peristiwa Dugaan Penembakan Debt Collector oleh Polisi di Sumatera Selatan

    • calendar_month Sabtu, 30 Mar 2024
    • account_circle S Edy
    • 0Komentar

    INAnews.co.id,  Jakarta  – Asosiasi Profesional Jasa Penagihan Indonesia (APJAPI) merasa perlu menanggapi peristiwa tragis yang baru-baru ini terjadi di Palembang, Sumatera Selatan. APJAPI merupakan wadah yang mewadahi Perkumpulan Jasa Penagihan. Sebelumnya diberitakan pada Sabtu, 23 Maret 2024, seorang debt collector diduga menjadi korban penembakan dan penusukan oleh seorang oknum polisi di salah satu Mal di Jalan […]

expand_less