Menu

Mode Gelap
Komisi Ojol Dipotong ke 8 Persen, Pendapatan Driver Justru Anjlok Daulat Energi Desak DPP Golkar Evaluasi PLN dan Pemerintah Terkait Blackout Danantara Ancam Matikan Eksportir Komoditas Lewat PTDSI Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dicap Mesin Pencuci Uang Investor Cina Tolak Panda Bond, Purbaya Pulang Tangan Kosong Cadangan Devisa Tergerus, Bank Indonesia Habis-habisan Jaga Rupiah

EKONOMI

Danantara Ancam Matikan Eksportir Komoditas Lewat PTDSI

badge-check


					Foto: ilustrasi (AI) Perbesar

Foto: ilustrasi (AI)

INAnews.co.id, Jakarta– Rencana PT Danantara Sejahtera Indonesia (PTDSI) mengambil alih peran eksportir batu bara, sawit, dan feronikel dari lebih 600 perusahaan disebut Ferry Latuhihin berisiko mengulang tragedi Badan Penyangga dan Pemasaran Cengkeh (BPPC) era Presiden Soeharto. “Ini persis apa yang dilakukan oleh BPPC pada tahun 90-an di zaman Pak Harto,” kata Ferry Latuhihin dalam video di kanal YouTube pribadinya, Kamis (2/7/2026), yang menurutnya turut memicu kematian banyak petani cengkeh di Sulawesi Utara.

Meski Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria mengklarifikasi bahwa PTDSI tahun ini hanya berperan sebagai badan pengawas (oversight body), rencana pengambilalihan penuh peran eksportir pada 2027 dinilai berisiko tinggi secara operasional, mulai dari beban arus kas untuk membayar ratusan perusahaan sebelum menagih pembeli, hingga keraguan pembeli internasional soal kepastian pengiriman.

Ferry memperingatkan bahwa jika ekspor komoditas andalan Indonesia justru menyusut akibat skema ini, dampaknya akan memukul balance of payment nasional dan menambah tekanan pada nilai tukar rupiah yang berpotensi melemah jauh melampaui Rp18.000, bahkan ke kisaran Rp25.000 dalam skenario terburuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Daulat Energi Desak DPP Golkar Evaluasi PLN dan Pemerintah Terkait Blackout

6 Juli 2026 - 21:48 WIB

Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dicap Mesin Pencuci Uang

6 Juli 2026 - 19:10 WIB

Cadangan Devisa Tergerus, Bank Indonesia Habis-habisan Jaga Rupiah

6 Juli 2026 - 15:03 WIB

Populer EKONOMI