Menu

Mode Gelap
Aldi’s Hotdog Buka Cabang Ketiga di BSD, Andalkan Odading Jadi Hotdog GAKESLAB Jakarta Hadir dan Berpartisipasi Dalam Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026 Menduga Ada ‘Barter’ Kasus Jampidsus dan Korupsi MBG Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Menampar Prabowo Nanik Deyang Mundur dari BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung Mencurigai Ada Kolusi di Temuan Uang Kasus Febrie

UPDATE NEWS

Nanik Deyang Mundur dari BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

badge-check


					Foto: dok. akun IG Dirgayuza Perbesar

Foto: dok. akun IG Dirgayuza

INAnews.co.id, Jakarta– Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya untuk menjalani pengobatan jantung. Ia menyampaikan pamitan tersebut langsung kepada Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (22/7/2026).

Kabar ini diungkapkan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, melalui akun Instagram pribadinya. Dirgayuza mengaku telah mengenal Nanik sejak menjelang Pemilu 2014. Ia menyebut selama lebih dari satu dekade tersebut, ada satu hal yang konsisten dari sosok Nanik, yakni “tak pernah bisa diam ketika melihat rakyat menghadapi kesulitan.”

Menurut Dirgayuza, keberpihakan itu terlihat dari rekam jejak Nanik, mulai dari mengungkap kasus pekerja migran Wilfrida Soik hingga menggagas becak listrik bagi pengayuh becak lansia. Ia menilai keberpihakan sosok tersebut “selalu kepada mereka yang sering tak terlihat.”

Karakter yang sama, lanjut Dirgayuza, turut dibawa Nanik saat memimpin BGN. Dalam waktu sekitar satu setengah bulan menjabat, Nanik disebut “membongkar berbagai persoalan dan meletakkan fondasi reformasi” di lembaga tersebut. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain mengevaluasi hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan 3.000 dapur berdasarkan standar mutu, serta menghentikan ekspansi dapur di wilayah yang dinilai sudah jenuh.

Selama masa kepemimpinannya, Nanik juga ditemukan menemukan 414 SPPG bermasalah, sehingga ratusan miliar rupiah dikembalikan ke kas negara. Ia turut membentuk 11 tim reformasi, mengarahkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar lebih fokus pada penerima manfaat yang paling membutuhkan, serta melibatkan sejumlah profesional lintas kementerian dan lembaga.

Dirgayuza menegaskan bahwa bagi Nanik, program MBG “bukan sekadar program makan bergizi, melainkan investasi masa depan bangsa” sekaligus penggerak ekonomi bagi petani, peternak, nelayan, pedagang, koperasi, dan pelaku UMKM.

Dirgayuza turut mengenang sosok Nanik yang identik dengan sepatu kets saat meninjau dapur dan sekolah. “Hari ini, ibu bersepatu kets itu pamit sejenak,” tulisnya.

Meski mundur dari jabatan struktural, Presiden Prabowo disebut meminta Nanik tetap mengawasi jalannya BGN selama masa pemulihan. Dirgayuza menyatakan keyakinannya bahwa Nanik akan kembali bertugas “dengan semangat yang sama, kritis, peduli, dan tetap ‘cerewet’ demi anak-anak Indonesia.”

Ia menutup unggahannya dengan doa, “Selamat berobat, Bu Nanik. Indonesia masih membutuhkan langkah Ibu.”

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

GAKESLAB Jakarta Hadir dan Berpartisipasi Dalam Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026

22 Juli 2026 - 19:13 WIB

Indonesia Raih Penghargaan PBB untuk Digitalisasi Pendidikan

21 Juli 2026 - 16:58 WIB

Zulkifli Hasan: Kopdes Merah Putih Jadi Infrastruktur Distribusi Bansos

16 Juli 2026 - 06:44 WIB

Populer UPDATE NEWS