Menu

Mode Gelap
Oknum Anggota TNI AL Terlibat Perkelahian di Talaud, Lanal Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia

HUKUM

Usul KA3P HAM Vina kepada Komnas HAM

badge-check


					Foto: Lapong dkk bersama Komisioner Komnas HAM, Anis Hidayah, dok. istimewa Perbesar

Foto: Lapong dkk bersama Komisioner Komnas HAM, Anis Hidayah, dok. istimewa

INAnews.co.id, Jakarta– Koordinator Komite Advokasi Aliansi Aktivis Kasus Pelanggaran HAM Vina Cirebon (KA3P HAM Vina) Muhamad Nur Lapong usul, sekaligus mendesak serta mendorong Komnas HAM untuk bisa memindahkan tujuh tersangka yang menjalani hukuman di penjara Lapas Kelas 1 Cirebon ke dalam pengawasan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Jadi mereka benar-benar mengungkapkan sebenarnya yang terjadi. Misal kalau dia tidak lakukan disebut, tanpa mereka harus takut,” kata Lapong, dalam keterangannya yang diterima media, Senin (8/7/2024).

Hal itu kata Lapong penting untuk mengungkap siapa yang sesungguhnya harus divonis bertanggung jawab dalam kasus pembunuhan dan pemerkosan Vina Cirebon.

“Agar proses hukum kepada ketujuh terdawa (korban), tidak diintimidasi dalam proses pencarian fakta nanti,” kata dia.

Desakan dan dorongan lain yang disampaikan KA3P HAM Vina ke Komnas HAM adalah, segera dibentuknya tim investigasi independen dalam kasus dugaan pelanggaran HAM Vina, yang difasilitasi Komnas HAM.

Alasan mendesak dan mendorong Komnas HAM untuk membentuk tim investigasi independen adalah karena kasus Vina ini dinilainya berlarut-larut.

“Tahun 2016. Kemudian muncul lagi di tahun 2024. Mandek delapan tahun,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Oknum Anggota TNI AL Terlibat Perkelahian di Talaud, Lanal Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut

24 Januari 2026 - 15:03 WIB

Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun

23 Januari 2026 - 21:55 WIB

Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia

23 Januari 2026 - 20:53 WIB

Populer GLOBAL