INAnews.co.id, Kalbar – Suku Dayak merasa tak di hargai dan berang karena tidak ada satupun nama tokoh Dayak yang masuk dalam Kabinet Prabowo – Gibran.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Rakyat Dayak, Bernadus.
Pasalnya Prabowo dianggap tidak peduli dan abai terhadap Masyarakat Dayak. Padahal menurutnya, masyarakat Dayak tidak pernah memiliki dejarah tidak setia kepada NKRI, bahkan satu satunya suku bangsa yang menyatakan sumpah setia kepada NKRI dengan upacara adat hanyalah bangsa Dayak.
“Prabowo tidak mungkin tidak tahu, jika jutaan kubik hasil tambang, jutaan kubik kayu, dan berbagai sumber daya lainnya dari bumi Dayak diangkut keluar untuk menopang Pembangunan NKRI dari sejak dulu hingga saat ini,” ujar Bernadus dalam keterangan persnya, pada Rabu 16 Oktober 2023.
Bernadus menilai kabinet Prabowo – Gibran bukan hanya abai dan menganggap masyarakat Dayak tidak ada, tetapi juga menganggap masyarakat Dayak tidak memiliki konstribusi dalam pemenangan mereka
“Padahal kenyataannya setiap TPS yang mayoritas Dayak pasangan Prabowo Gibran menang telak,” tegas Bernadus.
Lanjutnya dengan geram , Bernadus sampaikan apakah harus menimbulkan gejolak sosial dulu baru di perhatikan?
“Ataukah perlu Masyarakat Dayak meninjau ulang sumpah setia kepada NKRI baru pemerintah pusat menganggap keberadaan Masyarakat Dayak ?,” ungkap Bernadus.






