INAnews.co.id, Davos- Presiden Prabowo Subianto mengumumkan 70 juta warga Indonesia menerima pemeriksaan kesehatan gratis setahun sekali seumur hidup, dengan rencana perluasan ke seluruh penduduk, dalam pidatonya di WEF Davos, Kamis (22/1/2026).
“Hari ini, 70 juta warga Indonesia menerima pemeriksaan kesehatan gratis setahun sekali seumur hidup. Ini akan meningkat ke semua anak dan orang dewasa Indonesia,” kata Prabowo.
Program ini bukan populis, melainkan rasional untuk menghemat uang dengan deteksi dini penyakit. “Kami akan hemat jauh lebih banyak dalam jangka panjang untuk perawatan. Ini program peningkatan produktivitas. Para ahli bilang dalam jangka panjang kami hemat banyak miliar dolar AS,” jelasnya.
Pemerintah juga membangun 83.000 koperasi dengan gudang, cold storage, minimarket, dan apotek desa yang menjual obat generik dan barang subsidi langsung ke desa tanpa perantara berlebihan.
Untuk nelayan, dibangun 1.000 desa nelayan modern tahun ini dengan target 5.000 desa. Setiap desa menampung 2.000 nelayan, diharapkan berdampak pada 10 juta nelayan dengan keluarga atau 40 juta warga.
Proyek percontohan di Biak, Papua menunjukkan hasil menggembirakan dengan peningkatan pendapatan rata-rata 60% karena akses mudah ke es dan solar. “Sebelumnya, mendapat es mustahil bagi mereka. Tidak ada pabrik es dekat desa. Untuk dapat solar sangat jauh. Kami akan bangun stasiun solar di setiap desa,” ujarnya.
Prabowo menekankan semua program sosial dirancang untuk ekspansi produktivitas dan pertumbuhan ekonomi, bukan sekadar bantuan.






