Menu

Mode Gelap
UMKM Dihantam dari Segala Arah Sulit Naik Kelas APBN 2027 Harus Jaga Daya Beli Mengenal Dekat Samsul Hidayah ‘Ayah Baim’ Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Ditanya Soal Kekayaan, Kepala BGN Nanik S Deyang ; Tanya Aja Sama Bang Dasco Daya Beli Jadi Ancaman Utama Ekonomi Kenaikan Pertamax Disambut Negatif Warganet

EKONOMI

UMKM Dihantam dari Segala Arah Sulit Naik Kelas

badge-check


					Foto: Nur Komaria/tangkapan layar Perbesar

Foto: Nur Komaria/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini disebut tulang punggung ekonomi, menyumbang 59,64 persen terhadap PDB, kini menghadapi tekanan berlapis yang kian mengancam keberlangsungan usaha mereka.

Nur Komaria, peneliti Center of Digital Economy and SME INDEF, memaparkan bahwa kenaikan BBM non-subsidi memukul sisi operasional, distribusi, dan pelayanan UMKM sekaligus. Sektor paling terdampak antara lain jasa kurir, kuliner, dan ritel kecil yang sangat bergantung pada mobilitas harian.

Di sisi pembiayaan, kondisi juga memburuk. Porsi kredit perbankan untuk UMKM turun dari 22 persen pada 2021 menjadi 17,5 persen pada 2025, sementara NPL UMKM meningkat melampaui rata-rata NPL total perbankan.

“Margin yang mereka dapatkan semakin kecil. Kemampuan untuk ekspansi bisa berkurang,” kata Nur dalam Diskusi Publik INDEF, Ahad (14/6/2026).

Ia menekankan keberlanjutan UMKM membutuhkan ekosistem terintegrasi yang mencakup pembiayaan, logistik, pencatatan keuangan, dan penguatan kapasitas usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Daya Beli Jadi Ancaman Utama Ekonomi

17 Juni 2026 - 19:46 WIB

Kenaikan Pertamax Disambut Negatif Warganet

17 Juni 2026 - 17:44 WIB

Rupiah Melemah, IHSG Anjlok: Bukti Tata Kelola Fiskal Buruk

15 Juni 2026 - 14:36 WIB

Populer EKONOMI