Menu

Mode Gelap
Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo ASN Boleh Kritik Presiden, Ini Penjelasan Hukumnya Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol Setahun Mengabdi, Heritage Medical Bekasi Prioritaskan Kesembuhan Pasien Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

INDAG

Paska Longsor, Bitcoin Mulai Stabil

badge-check

INAnews.co.id – Harga Bitcoin (BTCUSD) mulai menunjukkan stabilitas, setelah satu hari sebelumnya mengalami penurunan tajam. Longsor ke posisi terendah dalam masa hampir tiga minggu.

Pada perdagangan hari Selasa (30/10), BTCUSD berpindah tangan pada $ 6,275.37, naik 0,2%. Sehari sebelumnya, turun lebih dari 2% menyeret nilai total semua mata uang kripto kembali ke $ 200 miliar.

Musabab longsornya mata uang kripto ini adalah pernyataan Janet Yellen. Berbicara di Forum FinTech Kanada di Montreal pada hari Senin (29/10), Janet Yellen, mantan Gubernur Bank Sentral AS, mengatakan Bitcoin tidak memiliki beberapa komponen kunci untuk menjadikannya sebagai alat pembayaran yang berkelanjutan.

“Telah lama dipikirkan bahwa (agar) sesuatu bisa menjadi mata uang yang berguna, perlu menjadi sumber nilai yang stabil, sayangnya bitcoin tidak demikian”,  demikian menurut kata Yellen, sebagaimana dikutip oleh Kitco.com. Lebih jauh dikatakan olehnya bahwa (Bitcoin) tidak digunakan untuk banyak transaksi, itu bukan sumber nilai yang stabil dan itu bukan cara yang efisien untuk memproses pembayaran,” katanya.

Saat menjadi Gubernur Bank Sentral, Janet Yellen termasuk orang yang tidak banyak berkomentar soal mata uang digital ini. Pernyataan terakhir tentang mata uang kripto ini disampaikan olehnya pada Desember 2017. Dikatakan saat itu bahwa Bitcoin adalah aset yang sangat spekulatif.

Altcoin bergerak naik, dimana Ether diperdagangkan naik 0,3% pada $ 193,74, BitcoinCash lebih tinggi sebesar 0,5% pada $ 413,10, Litecoin, naik 0,1% ke $ 48,62 dan Ripple naik 0,6% ke 44 sen. Sementara dalam perdagangan di bursa berjangka, kontrak Bitcoin di Cboe Global Markets untuk pengiriman bulan November berakhir tidak berubah pada $ 6,245, sedangkan kontrak November di CME Group ditutup naik 0,1% pada $ 6,245.(Al Sattar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

UMKM Perempuan Lebih Aktif di E-Commerce ketimbang Laki-laki

22 April 2026 - 13:29 WIB

Industri Hijau Justru Picu Ekstraksi Mineral Makin Masif

20 April 2026 - 18:48 WIB

YLKI Dorong Reformasi Struktural Perlindungan Konsumen di Harkonas 2026

20 April 2026 - 12:30 WIB

Populer EKONOMI