Menu

Mode Gelap
Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo ASN Boleh Kritik Presiden, Ini Penjelasan Hukumnya Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol Setahun Mengabdi, Heritage Medical Bekasi Prioritaskan Kesembuhan Pasien Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

EKONOMI

Presiden RI Joko Widodo Resmi Membuka Trade Expo Indonesia 2024

badge-check


					Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, Gubernur Banten, Al Muktabar di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, Banten, Rabu 9 Oktober 2024. Perbesar

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, Gubernur Banten, Al Muktabar di Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, Banten, Rabu 9 Oktober 2024.

INAnews.co.id, Tangerang – Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Kabupaten Tangerang, Banten pada Rabu, 9 Oktober 2024.

Pameran dagang internasional terbesar di Indonesia dengan tema “Build Strong Connection with the Best of Indonesia” ini akan berlangsung pada 9—12 Oktober 2024.

“Kita harus mampu memanfaatkan momentum ini untuk mendorong pertumbuhan ekspor yang lebih tinggi lagi, dan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk-produk kita, serta bisa merambah ke pasar yang lebih luas lagi,” ujar Presiden.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan; Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan; Menteri Investasi, Rosan Roeslani; dan Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang, Banten, Rabu 9 Oktober 2024.

 

Sementara dalam laporannya, Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, TEI ke-39 ditanggapi dengan antusiasme sangat tinggi dari para buyer luar negeri.

Tahun ini, jumlah buyer luar negeri yang berkomitmen hadir tercatat sebanyak 6.647, melonjak hingga 124,4 persen dari jumlah buyer tahun 2023 yang tercatat sebanyak 2.961.

Jumlah buyer pada 2024 tersebut didominasi berasal dari pasar nontradisional dengan persentase mencapai 60,57 persen sedangkan buyer dari pasar tradisional sebesar 39,43 persen.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama dan dukungan penuh dari Kementerian Luar Negeri, Perwakilan RI di negara mitra, Kamar Dagang dan Industri Indonesia, dan kamar dagang negara-negara sahabat yang telah berupaya maksimal dalam menjaring buyer mancanegara,” ujar Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan mengungkapkan, pada 2014 atau 10 tahun yang lalu, TEI pertama pemerintahan Presiden Jokowi menghasilkan transaksi sebesar USD 1,42 miliar.

Sementara pada 2023, TEI mampu mencatatkan total transaksi mencapai USD 30,5 miliar.

“Dalam 10 kali gelaran TEI, termasuk dua kali penyelenggaraan secara daring karena pandemi, TEI mampu menggapai kemajuan signifikan dalam kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi menuju Indonesia maju,” tegas Mendag Zulkifli Hasan.

Mendag Zulkifli Hasan berharap, penyelenggaraan TEI tahun ini dapat lebih berkontribusi bagi peningkatan ekspor.

“Diharapkan juga capaian TEI tahun ini dapat melebihi penyelenggaraan tahun lalu dan mencapai transaksi dagang yang ditargetkan yaitu USD 15 miliar,” imbuhnya.

 

 

 

 

Reporter  : Donny,  Kevin

Editor  : Helmi 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

INDEF: Ekonomi RI Melambat, Proyeksi TW2-2026 Hanya 5,1 Persen

1 Mei 2026 - 15:28 WIB

Bank Banten Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Tren Kinerja Semakin Melesat

30 April 2026 - 19:02 WIB

Danantara: Lima Syarat Agar REZ Layak Investasi

29 April 2026 - 10:53 WIB

Populer EKONOMI