Menu

Mode Gelap
Aldi’s Hotdog Buka Cabang Ketiga di BSD, Andalkan Odading Jadi Hotdog GAKESLAB Jakarta Hadir dan Berpartisipasi Dalam Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026 Menduga Ada ‘Barter’ Kasus Jampidsus dan Korupsi MBG Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Menampar Prabowo Nanik Deyang Mundur dari BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung Mencurigai Ada Kolusi di Temuan Uang Kasus Febrie

NASIONAL

Indonesia Perkuat Kerja Sama Infrastruktur dengan Jepang

badge-check


					Foto: dok. Kementerian PU Perbesar

Foto: dok. Kementerian PU

INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia perkuat kerja sama infrastruktur dengan Jepang ditandai bertemunya Wamen PU Diana Kusumastuti dengan Vice Minister for Engineering Affairs, Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang Masayoshi Hirose, Selasa (25/2/2025), di Kementerian PU.

Komitmen Indonesia dalam forum internasional di bidang infrastruktur dan keairan, salah satunya melalui kerja sama dengan High-Level Experts and Leaders Panel on Water and Disasters (HELP). Wamen Diana mengapresiasi pelaksanaan High Level Meeting (HLM) ke-11 di Kementerian PU yang berlangsung hari ini.

“Forum ini menjadi wadah penting bagi pertukaran kebijakan dan teknologi infrastruktur, termasuk teknologi reclaimed asphalt, sabo technology, serta mitigasi risiko banjir di Ibu Kota Nusantara (IKN). Saat ini terdapat 10 proyek infrastruktur yang didanai Japan International Cooperation Agency (JICA) senilai USD 1,65 miliar, mencakup irigasi, sungai, pantai, jalan, dan sanitasi,” demikian dikutip akun X Kementerian PU, Rabu.

Empat proyek yang akan dibiayai JICA meliputi peningkatan Bendungan Sutami (USD 21,1 juta), pengurangan risiko bencana vulkanik (USD 174 juta), manajemen banjir perkotaan Jabodetabek (USD 95,32 juta), serta pengembangan Jalan Tol Padang-Pekanbaru (USD 64,9 juta).

“Saya harap kooperasi dengan Jepang dapat terus kita jalin dan infrastruktur yang dibangun benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Wamen Diana.

Wamen Hirose berharap pertemuan ini dapat mempererat kerja sama di bidang infrastruktur antara Indonesia dan Jepang serta dapat bekerja sama berkelanjutan di bidang teknologi daur ulang aspal.

Ia juga mengundang Kementerian PU untuk berpartisipasi dalam ISO-based Standardisation Activity in the Field of Hydrological Risks pada triwulan kedua 2025, yang membahas adaptasi perubahan iklim dalam aspek hidrologi.*

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

GAKESLAB Jakarta Hadir dan Berpartisipasi Dalam Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026

22 Juli 2026 - 19:13 WIB

Mencurigai Ada Kolusi di Temuan Uang Kasus Febrie

22 Juli 2026 - 08:50 WIB

Anggaran MBG Jangan Gerus Dana Pendidikan

21 Juli 2026 - 23:59 WIB

Populer POLITIK