Menu

Mode Gelap
Partai Kita Gagal Cetak Pemimpin Pejabat Kebal Hukum, Rakyat Kecil Diinjak-injak Gelaran MFoS 2026, M. Fadlurrahman Tampil Mengesankan Bawa Mercedes W204 Baru SBB Racing Raih Podium Mahfud MD: “Anda Bohong” Jika Bilang RI Baik-baik Saja Diskusi Forum Jurnalis Merdeka, Kepala PPATK Potensi Jadi Sasaran Oligarki Setelah Febrie Ardiansyah APLE: Integrasi Vertikal Platform E-Commerce Ancam Persaingan Logistik

NASIONAL

Mahfud MD: “Anda Bohong” Jika Bilang RI Baik-baik Saja

badge-check


					Foto: Mahfud MD/tangkapan layar Perbesar

Foto: Mahfud MD/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Eks Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD melontarkan kritik tajam terhadap kondisi Indonesia terkini, tepat di momentum peringatan 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Pernyataan itu ia sampaikan lewat podcast pribadinya, “Terus Terang”, yang tayang di kanal YouTube miliknya pada Rabu (19/8/2026).

Dalam video berdurasi puluhan menit itu, Mahfud menyebut dirinya melakukan “solilog kemerdekaan” selama tiga hari menjelang dan sesudah peringatan HUT RI ke-81, yakni proses merenung dan berdialog dengan diri sendiri untuk menilai capaian bangsa.

“Anda berbohong, kawan. Anda berdusta, Pak. Anda bohong besar jika Anda mengatakan bahwa kemerdekaan 17 Agustus 1945 itu tidak membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia,” ujar Mahfud.

Namun di sisi lain, ia juga menegaskan bahwa optimisme berlebihan soal kondisi bangsa saat ini sama kelirunya. “Anda berdusta jika Anda mengatakan Indonesia sekarang ini sedang baik-baik saja,” tegasnya.

Mahfud menjelaskan, rasa gembira dan haru menyambut HUT RI selalu bercampur dengan kekecewaan karena capaian kemerdekaan belum sepenuhnya dirasakan rakyat. Ia mengutip lima indikator ideal negara merdeka dalam alinea kedua Pembukaan UUD 1945: merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur.

“Secara resmi kita sudah merdeka, sudah bersatu tentu saja dan sudah berdaulat secara resmi. Tapi saudara… secara nyata kita masih jauh dari adil dan makmur,” katanya.

Ia juga menyoroti aksi mahasiswa yang mengusung tagar “merebut kemerdekaan” pada 18 Agustus lalu. Menurutnya, ungkapan itu terdengar kasar namun substansinya benar. “Secara riil kemerdekaan itu belum dirasakan oleh rakyat banyak karena terjadinya ketidakadilan,” ujar Mahfud.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Diskusi Forum Jurnalis Merdeka, Kepala PPATK Potensi Jadi Sasaran Oligarki Setelah Febrie Ardiansyah

20 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Mensesneg: PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu

19 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diskusi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Fuad Bawazier: Presiden Paling Serius Laksanakan Pasal 33 UUD 45

19 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Populer NASIONAL