Menu

Mode Gelap
Setelah Dilantik Pengurus Lantip Tangsel Bersiap Merayakan HUT Lantip ke 8 Akar Masalah Rupiah Tertekan karena Institusi Lemah, Kata Guru Besar UI Polri Luncurkan Layanan Digital, Respons Panggilan 110 Detik Penghambat Utama Masuk Investasi Asing: Rendahnya Kapasitas SDA Polri Buka Rekrutmen Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Independensi Bank Indonesia Terancam Gara-Gara UU P2SK

KEUANGAN

Pembekuan Sementara Perdagangan Akibat Penurunan IHSG

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Pembekuan sementara perdagangan akibat penurunan IHSG dilakukan pada jelang siang tadi, sekira pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Kemudian 11:49:31 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan perdagangan dilanjutkan.

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa hari ini, Selasa, 18 Maret 2025 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 11:19:31 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS) yang dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5%,” demikian dikutip akun X IDX.

Pembekuan sementara dituliskan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi BEI Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.

Akibat pembekuan perdagangan sementara tadi, tercatat pukul 11.27 WIB, IHSG ambrol 325 poin atau -5,02% ke level 6.146,91. Di level itu, IHSG sudah anjlok lebih dari 13% dari level penutupan pada akhir 2024 di posisi 7.079,9.

Anjloknya IHSG ditekan oleh koreksi saham BBCA -3,2%, BMRI -5,98%, BBRI -4,44%, PANI -19,41%, TPIA -19,93%, BREN -15,46%, BBNI -5,08%, dan TLKM -2,48%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Polri Luncurkan Layanan Digital, Respons Panggilan 110 Detik

3 Juli 2026 - 22:59 WIB

Independensi Bank Indonesia Terancam Gara-Gara UU P2SK

3 Juli 2026 - 16:06 WIB

Polri Bangun 775 Jembatan dan 1.415 Dapur Makan Bergizi

3 Juli 2026 - 14:51 WIB

Populer NASIONAL