INAnews.co.id, Jakarta– Struktur UMKM Indonesia kian mengkhawatirkan. Data terbaru menunjukkan bahwa 99 persen pelaku usaha di Indonesia masih berada pada skala mikro, meningkat dari angka 97 persen beberapa tahun sebelumnya. Fakta ini diungkapkan peneliti INDEF, Fadhila Maulida, dalam diskusi ekonomi digital INDEF, Selasa (21/4/2026).
“Kalau misalkan kita buka data ke MKOP, itu hampir 99 persen adalah usaha mikro sekarang, malah naik,” kata Fadila.
Kondisi ini menandakan minimnya mobilitas naik kelas dari usaha mikro ke usaha kecil dan menengah. Fadhila menilai ada dua kemungkinan penyebab: semakin banyak pelaku baru yang masuk pada level mikro, atau memang tidak terjadi pertumbuhan yang berarti dari pelaku yang sudah ada.
Situasi ini berdampak langsung pada perempuan pelaku UMKM. Dengan margin keuntungan yang tipis di ekosistem e-commerce dan akses pembiayaan formal yang masih terbatas, kemerdekaan finansial atau financial freedom bagi perempuan pelaku UMKM dinilai masih jauh dari jangkauan.






