Menu

Mode Gelap
Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun KSPI dan Partai Buruh Apresiasi Diundangkannya RUU PPRT INDEF Dorong BUMDes Jadi Hub Digital bagi Perempuan Desa Harga Internet Indonesia Kalah Bersaing dari Vietnam dan China 99 Persen UMKM Indonesia Masih Stagnan di Skala Mikro UMKM Perempuan Lebih Aktif di E-Commerce ketimbang Laki-laki

EKONOMI

INDEF Dorong BUMDes Jadi Hub Digital bagi Perempuan Desa

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– INDEF merekomendasikan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan koperasi untuk dioptimalkan sebagai pusat ekonomi digital atau digital hub yang memberdayakan perempuan, khususnya di wilayah 3T. Rekomendasi ini mengemuka dalam diskusi INDEF memperingati Hari Kartini, Selasa (21/4/2026).

Nur Komaria (Peneliti Center of Digital Economy and SME), merujuk pada model Taobao Village di Tiongkok sebagai contoh yang dapat diadaptasi. Dalam model tersebut, sebuah desa dengan sekitar 200 pelaku usaha dihubungkan ke ekosistem ekonomi digital secara terstruktur, mulai dari infrastruktur hingga program pelatihan.

“Mungkin kita di sini kan ada BUMDes, ada bakal ada koperasi merah putih. Nah, mungkin itu juga perlu diberdayakan, dijadikan digital hub, khusus untuk perempuan agar semakin berdaya,” kata Komaria.

Para peneliti INDEF sepakat bahwa ekosistem yang berpihak pada perempuan harus dibangun secara sinergis antara pemerintah, akademisi, dan sektor swasta. Selain akses digital, ekosistem tersebut perlu mencakup layanan pendukung seperti daycare, ruang laktasi di ruang publik, serta akses pembiayaan melalui fintech yang legal dan menjangkau perdesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Perempuan di 3T Lima Kali Lebih Responsif terhadap Digital

22 April 2026 - 11:25 WIB

Haidar Alwi: Penataan Emas Rakyat Adalah Kunci Kedaulatan Ekonomi dan Amanat Konstitusi

21 April 2026 - 16:45 WIB

YLKI Dorong Reformasi Struktural Perlindungan Konsumen di Harkonas 2026

20 April 2026 - 12:30 WIB

Populer EKONOMI