Menu

Mode Gelap
Indonesia Siap Operasionalkan Nilai Ekonomi Karbon Wamen LHK Ungkap Kesenjangan Pendanaan Iklim Keberhasilan Pasar Karbon tak Hanya Tergantung Regulasi, tapi Kolaborasi Pemangku Kepentingan Indonesia Amankan Pasokan Minyak Mentah dari Rusia hingga Akhir Tahun Polri Umumkan Rekrutmen Akpol 2026 Bebas Titipan, Mahfud: Buah Reformasi Ketimpangan Picu Penjarahan, Bukan Sekadar Isu Ekonomi

PENDIDIKAN

Digital Bukan soal Kecepatan, tapi Kejernihan

badge-check


					Foto: dok. Kominfo Perbesar

Foto: dok. Kominfo

INAnews.co.id, Jakarta– Anies Baswedan mendorong kampus memaknai digitalisasi secara lebih dalam, bukan sekadar soal kecepatan, melainkan soal kejernihan dan transparansi. Hal itu disampaikannya dalam kuliah umum di Universitas Paramadina Cikarang, Sabtu (4/4/2026), yang diunggah di kanal YouTube-nya.

Menurut Anies, sistem digital menyimpan jejak, membentuk pola, dan memperlihatkan konsistensi maupun inkonsistensi. Dengan begitu, publik dapat memeriksa apakah suatu prosedur dijalankan dengan benar atau tidak.

“Banyak penyimpangan yang hidup dari ruang gelap, dari proses yang tidak terbaca, dari kebiasaan yang tidak meninggalkan jejak. Digital membuat semua menjadi transparan,” kata Anies.

Ia pun mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai asisten, bukan pengganti kemampuan berpikir. Dengan bekal critical thinking dan analytical thinking, AI dapat menjadi alat yang berdampak besar sepanjang hayat.

Namun ia mengingatkan, teknologi juga berpotensi memperlebar kesenjangan. Mengutip data UNESCO, ia menyebut 35 persen sekolah di dunia belum terkoneksi internet, sehingga sebagian siswa terancam semakin tertinggal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Investasi Pendidikan Kalah dari MBG

16 April 2026 - 17:59 WIB

Kampus Harus Cetak Lulusan Cakap dan Bisa Dipercaya

13 April 2026 - 18:15 WIB

Kunci Masuk Surga: Iman dan Amal Saleh

13 April 2026 - 16:16 WIB

Populer PENDIDIKAN