Menu

Mode Gelap
Saiful Mujani: Prabowo Ancam Konstitusi dan Demokrasi Indonesia UU PPRT Kemenangan Pekerja Perempuan Qurban Vibes: Lebih dari Sekadar Ritual, Ini Soal Totalitas Cinta EBT Terjebak Monopsoni PLN, Pengembang Menjerit ReforMiner Institute Dorong EBT Solusi Strategis Saat Krisis Energi Dokter Shelly Lavenia: Jerawat, Kutil, dan Campak Bisa Diatasi dengan Tepat

GAYA HIDUP

Dokter Shelly Lavenia: Jerawat, Kutil, dan Campak Bisa Diatasi dengan Tepat

badge-check


					Foto: dr. Shelly Lavenia Sambodo Perbesar

Foto: dr. Shelly Lavenia Sambodo

INAnews.co.id, Jakarta– Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (DVE), dr. Shelly Lavenia Sambodo memaparkan secara lengkap mengenai tiga masalah kesehatan yang sering ditemui di masyarakat, yaitu jerawat, kutil kelamin, hingga campak. Pemaparan ini disampaikannya kepada media, Jumat (24/4/2026), di Medical Heritage Bekasi.

Menurut dr. Shelly, jerawat disebabkan oleh empat faktor utama. Pertama, bakteri Propionibacterium acnes. Kedua, kelenjar sebum yang terlalu aktif. Ketiga, hiperkeratinosit yang membuat kotoran mudah menyumbat. Keempat, proses inflamasi atau peradangan.

Ia menjelaskan bahwa jerawat paling banyak dialami oleh wanita usia 20–30 tahun dan remaja yang mulai menstruasi, karena pengaruh hormon seperti estrogen dan progesteron.

Faktor pemicu lain adalah makanan dengan indeks glikemik tinggi, seperti makanan manis, cokelat, teh solo, serta minyak berlebih. Kosmetik yang menutup pori-pori juga dapat memperparah jerawat.

dr. Shelly membagi tingkat keparahan jerawat menjadi tiga kategori: ringan (komedo kecil), sedang (nodul namun tidak banyak), dan berat (kista hingga memenuhi wajah). Penanganannya pun disesuaikan, mulai dari obat topikal hingga obat minum dan suntik.

Sementara itu, untuk kutil kelamin, dr. Shelly menjelaskan bahwa penyebabnya adalah Human Papilloma Virus (HPV) tipe 6, 8, 11, 16, dan 18 yang umumnya menular melalui hubungan seksual. Pengobatan yang dianjurkan adalah laser atau kauter. Namun, kutil kelamin dapat tumbuh kembali karena virus bersifat dorman. Berbeda dengan kutil di kaki (mata ikan) yang setelah dilaser biasanya tidak tumbuh lagi.

Terkait campak, dr. Shelly menyebutkan bahwa penyakit ini disebabkan oleh virus Measles dan menyebar melalui udara serta kontak. Ia menekankan pentingnya vaksinasi MR atau MMR untuk perlindungan. Meskipun sudah divaksin, seseorang tetap harus waspada karena risiko tertular masih ada, namun dengan tingkat keparahan yang jauh lebih rendah dibandingkan yang tidak divaksin.

Di akhir pemaparannya, dr. Shelly memberikan tips sederhana bagi remaja agar terhindar dari jerawat, yaitu menjaga pola makan seimbang, mengurangi makanan manis dan berminyak, berolahraga 2–3 kali seminggu, istirahat cukup, serta tidak begadang. Kopi boleh dikonsumsi asal tidak berlebihan.

Ia juga menambahkan bahwa klinik Heritage Medical kini tidak hanya melayani penyakit menular tetapi juga perawatan jerawat dan kosmetik, dengan hasil pengobatan yang terbukti melalui dokumentasi foto before after pasien. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Sambut Hari Kartini TvOne Tayangkan Program Perempuan Hebat Dengan Narasumber Inspiratif

21 April 2026 - 09:19 WIB

Gelaran Zumba Party Di HARRIS Convention Hall Bekasi Berlangsung Meriah

21 April 2026 - 08:14 WIB

Sunmori Ratusan Bikers Bandung Meriahkan Grand Opening Store Apparel Tracker RE Martadinata Bandung

19 April 2026 - 22:28 WIB

Populer GAYA HIDUP