Menu

Mode Gelap
Qurban Checklist: Panduan Memilih Hewan Anti-Gagal Menurut Fiqih Jangan Takut Diintimidasi DPR tak Awasi Pemerintah, Warga Pun Dibungkam Empat Cara Rezim Otoriter Serang Pengkritik Tragedi Kereta Bekasi Timur KA Argo Bromo Anggrek-KRL: Kronologi hingga Berita Terbaru Kritik Dibungkam, Demokrasi Terancam Mati

HUKUM

Empat Cara Rezim Otoriter Serang Pengkritik

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Pakar hukum tata negara Bivitri Susanti mengidentifikasi empat metode yang lazim digunakan penguasa otoriter untuk menyerang lawan dan pengkritik politik.

Pertama, penyalahgunaan hukum, seperti penangkapan dan penahanan sejumlah anak muda yang berdemonstrasi pada Agustus 2025, termasuk Muzaffar Salim dan 703 orang lainnya. Kedua, serangan fisik, seperti yang dialami Andrie Yunus maupun pengiriman barang-barang intimidatif ke redaksi Tempo.

Ketiga, serangan digital berupa ujaran kebencian, body shaming, hingga ancaman siber. Keempat, serangan administratif, mulai dari pemeriksaan pajak hingga pembatasan pendirian organisasi non-pemerintah.

“Nothing is personal. Semuanya adalah soal kekuasaan yang tidak mau dikritik,” kata Bivitri dalam video yang tayang Jumat (24/4/2026).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CBA Desak KPK Selidiki Proyek Puskesmas Karang Penang Sampang yang Baru Diresmikan

28 April 2026 - 14:55 WIB

Ketua AJI: Tentara Jadi Kelompok Kedua Pelaku Kekerasan terhadap Jurnalis

27 April 2026 - 15:33 WIB

Ketua KontraS: Pengadilan Militer Mengadili Penyiram Air Keras “Sandiwara”

27 April 2026 - 11:25 WIB

Populer HUKUM