Menu

Mode Gelap
Qurban Checklist: Panduan Memilih Hewan Anti-Gagal Menurut Fiqih Jangan Takut Diintimidasi DPR tak Awasi Pemerintah, Warga Pun Dibungkam Empat Cara Rezim Otoriter Serang Pengkritik Tragedi Kereta Bekasi Timur KA Argo Bromo Anggrek-KRL: Kronologi hingga Berita Terbaru Kritik Dibungkam, Demokrasi Terancam Mati

POLITIK

Kritik Dibungkam, Demokrasi Terancam Mati

badge-check


					Foto: Bivitri Susanti/tangkapan layar Perbesar

Foto: Bivitri Susanti/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Pakar hukum tata negara dari Sekolah Tinggi Hukum Jentera, Bivitri Susanti, menyebut serangkaian intimidasi terhadap para pengkritik pemerintah sebagai bagian dari pola sistematis yang ia sebut authoritarian playbook, resep baku para pemimpin otoriter untuk membungkam suara kritis.

Melalui kanal YouTube-nya, Jumat (24/4/2026), Bivitri memaparkan deretan kasus intimidasi yang menimpa jurnalis dan aktivis. Chica Fransiska dari Tempo menerima kepala babi, DJ Doni dikirimi bom molotov, sementara aktivis Andrie Yunus kemungkinan besar mengalami kebutaan permanen pada mata kanannya setelah disiram air keras.

“Semuanya tujuannya adalah untuk membungkam kita,” ujar Bivitri.

Menurut Bivitri, pola serupa tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga di Amerika Serikat, India, Hungaria, dan Brasil. Ia menegaskan, intimidasi semacam ini bukan soal dendam pribadi, melainkan soal kekuasaan yang tidak mau dikritik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Jangan Takut Diintimidasi

28 April 2026 - 22:30 WIB

Pengamat Sebut “Inflasi Pengamat” Lebih Bahaya jika Pesan yang Ditertibkan

28 April 2026 - 10:40 WIB

Menteri Takut Dikritik, Program Prabowo tak Berjalan Optimal

28 April 2026 - 06:37 WIB

Populer POLITIK