INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Menteri ESDM Sudirman Said menegaskan bahwa pemadaman massal Sumatera bukan persoalan teknis semata, melainkan cerminan kegagalan tata kelola yang lebih fundamental.
Menurutnya, petir menyambar setiap hari di seluruh dunia. Yang membedakan negara yang siaga dari yang tidak bukan ada atau tidaknya petir, melainkan kesiapan sistem menghadapinya. Sistem yang dirancang baik memiliki redundansi, backup berlapis yang memastikan gangguan pada satu titik tidak merobohkan seluruh jaringan.
“Ini bukan soal petir, ini bukan soal pohon. Ini soal tata kelola, soal desain, soal kesiapsiagaan,” kata Sudirman Said di kanal YouTube-nya, Rabu.
Sudirman menunjuk pada dimensi yang lebih dalam dari sekadar regulasi dan SOP: nilai, etika, budaya organisasi, kepemimpinan, prioritas, dan cara pengambilan keputusan. Ia menyatakan simpati kepada tim teknis PLN yang bekerja keras, namun mengarahkan pertanyaan kepada jajaran manajemen dan para regulator.
Sudirman juga mempertanyakan apakah fokus manajerial PLN benar-benar tertuju pada pelayanan warga, atau telah bergeser ke hal-hal lain.






