Menu

Mode Gelap
Prabowo: 2045 Indonesia Jadi Ekonomi Keempat Terbesar Dunia Tiga Tahun Lagi Kita Kuat di Energi, Kata Presiden Tekiro dan ITS Surabaya Kembali Gelar Servis Gratis Dan Pelatihan Otomotif Untuk Masyarakat Surabaya Prabowo Minta Pengusaha Muda Jadi Patriot Ekonomi, Jangan Bawa Kabur Kekayaan Prabowo: 1.000 Kawan Terlalu Sedikit, Satu Lawan Terlalu Banyak Saut Situmorang Sebut Korupsi MBG Merampok Orang Lapar, Desak Purbaya Diperiksa

SOSDIKBUD

Membantah OMS tak Transparan

badge-check


					Foto: ilustrasi, dok. re-search Perbesar

Foto: ilustrasi, dok. re-search

INAnews.co.id, Jakarta– Tuduhan bahwa organisasi masyarakat sipil (OMS) tidak transparan soal keuangan dibantah tegas oleh Bivitri Susanti. Ia menjelaskan, donor asing justru mensyaratkan audit oleh akuntan publik terdaftar, baik per proyek maupun per tahun, sebagai syarat penyaluran dana.

“Kalau tidak diaudit, OMS tidak akan boleh dapat dana lagi. Jadi pasti diaudit,” tegasnya dalam kanal YouTube-nya, Jumat (8/5/2026).

Soal pajak, Bivitri menjelaskan bahwa organisasi nirlaba memang tidak membayar pajak badan sesuai ketentuan hukum pajak Indonesia, namun seluruh pegawainya tetap wajib membayar pajak penghasilan pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pemuda Pancasila MPW DKI Jakarta Berikan Dukungan Bagi Penyintas Bencana Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran Melalui Bantuan Logistik.

8 Juni 2026 - 08:15 WIB

Gakeslab DKI Jakarta Berikan Dukungan Penuh Kegiatan “Gakeslab Peduli Baduy”

24 Mei 2026 - 10:13 WIB

KiN Space Sukses Digelar, Hadirkan Pengalaman Budaya Nusantara Interaktif untuk Anak dan Keluarga

20 Mei 2026 - 13:10 WIB

Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Giring Ganesha Djumaryo di KiN Space 2026
Populer BUDAYA