Menu

Mode Gelap
ASPERINDO Bantah Penyedia Jasa Logistik Jadi Penyebab Mahalnya Biaya Distribusi Nasional Rupiah Bisa Rp10.000 per Dolar, Ini Syaratnya Anggota Polri Berpeluang Rangkap Jabatan Sipil Lebih Luas Pemkab Bogor Janji Keluarkan Surat Edaran Pencegahan LGBT Habiburokhman Dinilai Lecehkan Kapolri-Kapolri Terdahulu Rupiah Melemah, IHSG Anjlok: Bukti Tata Kelola Fiskal Buruk

NASIONAL

RI Terjepit di Antara AS dan Tiongkok

badge-check


					RI Terjepit di Antara AS dan Tiongkok Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia berada di titik temu kepentingan Amerika Serikat dan Tiongkok, dan posisi itu menjadi sumber kerentanan tersendiri bagi perekonomian nasional. Demikian analisis ekonom Yanuar Rizky berdasarkan uji elastisitas jangka panjang yang ia lakukan terhadap data perdagangan bilateral.

Hasilnya menunjukkan elastisitas antara ekspor Tiongkok dengan impor Indonesia, dan sebaliknya, berada di atas 78 persen. Artinya, perlambatan ekonomi Tiongkok secara langsung mengurangi volume perdagangan yang selama ini menghidupi sektor informal dan UMKM Indonesia, menekan PPN dan PPh, serta berujung pada penurunan daya beli masyarakat.

Di sisi lain, normalisasi neraca bank sentral Amerika Serikat (The Fed) sejak 2020 telah menutup keran likuiditas dolar yang sebelumnya mengalir deras ke negara berkembang, termasuk Indonesia. Akibatnya, M0 dalam negeri pun ikut mengering.

“Begitu kita terlalu ke Tiongkok, Amerika memainkan perannya—mengeringkan uangnya. Begitu kita terlalu ke Amerika, Tiongkok bilang, kalian ini kerjanya cuma trader saja,” katanya saat diwawancarai Abraham Samad lewat kanal YouTube Abraham Speak Up yang tayang Sabtu (2/5/2026).

Yanuar mengingatkan skenario serupa pernah terjadi pada perang dagang AS-Jepang era 1970-1980an, yang berujung pada krisis fiskal Meksiko 1982. Ia khawatir Indonesia berpotensi menjadi ‘Meksiko baru’ dalam tensi geopolitik AS-Tiongkok saat ini, yakni menjadi korban yang terpaksa menyerap dampak konflik dua kekuatan besar itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Delapan dari Sepuluh Tabung Gas Kita Ternyata Impor

12 Juni 2026 - 21:39 WIB

Anak Agung Pertanyakan Kapan Penetapan Eksekusi MA atas Yayasan Trisakti Dilaksanakan

12 Juni 2026 - 18:31 WIB

Tamsil Linrung: MBG Perlu Ditata Ulang tapi Dapur yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

11 Juni 2026 - 18:16 WIB

Populer NASIONAL