Menu

Mode Gelap
Prabowo: 2045 Indonesia Jadi Ekonomi Keempat Terbesar Dunia Tiga Tahun Lagi Kita Kuat di Energi, Kata Presiden Tekiro dan ITS Surabaya Kembali Gelar Servis Gratis Dan Pelatihan Otomotif Untuk Masyarakat Surabaya Prabowo Minta Pengusaha Muda Jadi Patriot Ekonomi, Jangan Bawa Kabur Kekayaan Prabowo: 1.000 Kawan Terlalu Sedikit, Satu Lawan Terlalu Banyak Saut Situmorang Sebut Korupsi MBG Merampok Orang Lapar, Desak Purbaya Diperiksa

ENERGI

Transisi Energi RI Pilih Jalan Tengah: Dekarbonisasi, Bukan Penghapusan Fosil

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia menegaskan tidak akan menghapus penggunaan energi fosil, melainkan memilih strategi dekarbonisasi bertahap sembari mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT). Pilihan ini diambil berdasarkan pelajaran dari krisis energi yang menimpa Inggris, India, dan China ketika terlalu tergesa-gesa meninggalkan fosil.

Dalam skenario transisi energi yang dirancang DEN, kata Satya Widya Yudha, bauran EBT ditargetkan mencapai 70 hingga 72 persen pada 2060, sesuai komitmen net zero yang disampaikan Presiden Jokowi di COP26 Glasgow tahun 2021. Energi baru dalam skenario ini mencakup nuklir dan berbagai teknologi mutakhir yang terus berkembang.

“Prinsip yang dianut adalah just energy transition atau transisi berkeadilan, memastikan perubahan sistem energi tidak mengorbankan daya beli masyarakat,” ucap Satya saat wawancara dalam program Prime Time INAnews TV, Selasa (26/5/2026).

Pemerintah juga mengajak partisipasi aktif masyarakat, akademisi, dan industri, termasuk mendorong budaya hemat energi dan beralih ke transportasi umum sebagai kontribusi nyata dalam meredam dampak gejolak energi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tiga Tahun Lagi Kita Kuat di Energi, Kata Presiden

11 Juni 2026 - 18:58 WIB

Mobil Listrik Tetap Lebih Hijau Meski Listrik Masih Andalkan Batu Bara

3 Juni 2026 - 23:40 WIB

Bea Impor Nol Persen EV Resmi Berakhir, Pabrikan Wajib Produksi di Indonesia

3 Juni 2026 - 11:47 WIB

Populer ENERGI