Menu

Mode Gelap
Prabowo: 2045 Indonesia Jadi Ekonomi Keempat Terbesar Dunia Tiga Tahun Lagi Kita Kuat di Energi, Kata Presiden Tekiro dan ITS Surabaya Kembali Gelar Servis Gratis Dan Pelatihan Otomotif Untuk Masyarakat Surabaya Prabowo Minta Pengusaha Muda Jadi Patriot Ekonomi, Jangan Bawa Kabur Kekayaan Prabowo: 1.000 Kawan Terlalu Sedikit, Satu Lawan Terlalu Banyak Saut Situmorang Sebut Korupsi MBG Merampok Orang Lapar, Desak Purbaya Diperiksa

ENERGI

Skor Ketahanan Energi RI Naik, tapi Swasembada Masih Jauh

badge-check


					Foto; dok. ruang energi Perbesar

Foto; dok. ruang energi

INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia mencatat kemajuan dalam indeks ketahanan energi nasional, dengan skor yang bergerak dari 6,5 menjadi 7,3 dari skala 10. Meski demikian, Anggota DEN Satya Widya Yudha menegaskan bahwa Indonesia belum bisa disebut swasembada energi, khususnya di sektor minyak bumi.

“Ketahanan energi diukur dari empat komponen utama, yakni ketersediaan pasokan, aksesibilitas infrastruktur, keterjangkauan harga, dan keberlanjutan lingkungan,” katanya saat wawancara dalam program Prime Time INAnews TV, Selasa (26/5/2026).

Keempat faktor itu dinilai Satya sudah cukup terpenuhi oleh Indonesia, menempatkan posisi negara ini setara dengan Jepang yang minim sumber daya alam namun memiliki ketahanan energi yang kokoh.

“Untuk mencapai swasembada minyak, Indonesia membutuhkan lonjakan aktivitas eksplorasi yang signifikan. Namun sejak tahun 2000-an hingga 2020, hampir tidak ada penemuan cadangan minyak baru yang berarti, kecuali di Cepu oleh ExxonMobil,” katanya. Sebaliknya, penemuan gas bumi justru berlimpah, seperti Tangguh, Masela, dan Donggi-Senoro, menunjukkan bahwa masa depan cadangan energi Indonesia lebih condong ke gas daripada minyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tiga Tahun Lagi Kita Kuat di Energi, Kata Presiden

11 Juni 2026 - 18:58 WIB

Mobil Listrik Tetap Lebih Hijau Meski Listrik Masih Andalkan Batu Bara

3 Juni 2026 - 23:40 WIB

Bea Impor Nol Persen EV Resmi Berakhir, Pabrikan Wajib Produksi di Indonesia

3 Juni 2026 - 11:47 WIB

Populer ENERGI