Menu

Mode Gelap
Defisit Kepercayaan, Ujian Terberat Ekonomi Prabowo Penerimaan Pajak April Meningkat, tapi Bersifat Musiman BI Naikkan Suku Bunga demi Stabilkan Rupiah Pasar Saham Merosot usai Pidato Prabowo soal DSI Asumsi Makro RAPBN 2027 Dinilai Terlalu Optimis GSBK Desak Kejagung Usut Dugaan Korupsi KPR PT BAS Rp1,3 Triliun di BTN

KEUANGAN

BI Naikkan Suku Bunga demi Stabilkan Rupiah

badge-check


					Foto: ilustrasi (AI) Perbesar

Foto: ilustrasi (AI)

INAnews.co.id, Jakarta– Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen, memperlebar selisih dengan suku bunga acuan Amerika Serikat yang sebelumnya hanya sekitar satu persen. Langkah ini dinilai sebagai pilihan pro-stabilitas di tengah tekanan geopolitik dan pelemahan rupiah.

Eko Listiyanto menyebut langkah BI itu logis meski berimplikasi pada naiknya biaya kredit. “Kalau dunia usaha dikasih dua pilihan, rupiah volatile tapi bunga lebih rendah, atau bunga naik tapi rupiah lebih pasti, saya lebih memilih rupiah yang lebih pasti,” ujarnya dalam podcast di kanal YouTube INDEF, Sabtu (30/5/2026).

Ia menegaskan stabilitas nilai tukar adalah prasyarat utama pertumbuhan. Tanpa itu, target pertumbuhan 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027 akan sulit terwujud. Setelah pengumuman kenaikan BI Rate, volatilitas rupiah mulai mereda meski belum kembali ke bawah level Rp17.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Defisit Kepercayaan, Ujian Terberat Ekonomi Prabowo

1 Juni 2026 - 15:51 WIB

Penerimaan Pajak April Meningkat, tapi Bersifat Musiman

1 Juni 2026 - 13:49 WIB

Pasar Saham Merosot usai Pidato Prabowo soal DSI

1 Juni 2026 - 09:45 WIB

Populer KEUANGAN