Menu

Mode Gelap
Aldi’s Hotdog Buka Cabang Ketiga di BSD, Andalkan Odading Jadi Hotdog GAKESLAB Jakarta Hadir dan Berpartisipasi Dalam Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026 Menduga Ada ‘Barter’ Kasus Jampidsus dan Korupsi MBG Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Menampar Prabowo Nanik Deyang Mundur dari BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung Mencurigai Ada Kolusi di Temuan Uang Kasus Febrie

POLITIK

Kritik Keras Kebijakan Ekonomi Purbaya

badge-check


					Foto: Purbaya/tangkapan layar Perbesar

Foto: Purbaya/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Ekonom Ferry Latuhihin melontarkan kritik tajam terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa atas serangkaian kebijakan yang disebutnya kontraproduktif dan merusak kepercayaan investor.

Ferry menyoroti kebijakan penekanan yield SBN ke bawah sebagai langkah yang justru keliru. Demikian disampaikannya ke Helmy Yahya saat diwawancarai, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, yield seharusnya dinaikkan agar investor asing tertarik masuk. Ia juga mengkritik pembentukan PTDSI, badan perantara antara eksportir dan pembeli, yang dinilainya antipasar dan berpotensi melahirkan moral hazard.

Di luar substansi kebijakan, Ferry juga mempersoalkan diksi dan gaya komunikasi Purbaya di ruang publik, antara lain pernyataan “majalah bego” dan “serok saham”, yang disebutnya tidak pantas dilontarkan pejabat publik dan makin mengikis kepercayaan investor asing.

Latar belakang akademis Purbaya yang nonlinier, berawal dari teknik elektro ITB sebelum mengambil master dan doktor ekonomi, juga dipertanyakan Ferry sebagai faktor lemahnya fondasi analisis kebijakan.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Anggaran MBG Jangan Gerus Dana Pendidikan

21 Juli 2026 - 23:59 WIB

Membela Presiden, Menyindir Pengkritik Ekonomi

21 Juli 2026 - 22:16 WIB

Koperasi Merah Putih Diklaim Hemat Ratusan Triliun Rupiah

21 Juli 2026 - 18:56 WIB

Populer POLITIK