Menu

Mode Gelap
Aldi’s Hotdog Buka Cabang Ketiga di BSD, Andalkan Odading Jadi Hotdog GAKESLAB Jakarta Hadir dan Berpartisipasi Dalam Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026 Menduga Ada ‘Barter’ Kasus Jampidsus dan Korupsi MBG Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Menampar Prabowo Nanik Deyang Mundur dari BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung Mencurigai Ada Kolusi di Temuan Uang Kasus Febrie

KEUANGAN

APBN Kedodoran, Utang Rp200 Triliun ke PLN dan Pertamina Ditunda Bayar

badge-check


					Foto: ilustrasi (AI) Perbesar

Foto: ilustrasi (AI)

INAnews.co.id, Jakarta– Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tercatat 2,96 persen, tepat di bawah ambang batas 3 persen. Namun Ferry Latuhihin menuding angka ini “dipoles” karena pemerintah menunda pembayaran utang subsidi dan kompensasi ke PLN yang mencapai sekitar Rp110 triliun.

Ditambah utang ke Pertamina sekitar 4,5 miliar dolar AS, setara sekitar Rp80 triliun dengan kurs saat ini—total tunggakan ke dua entitas ini mencapai sekitar Rp200 triliun. Jika utang-utang tersebut dibayarkan, Ferry yakin defisit riil APBN 2025 akan melampaui 3 persen.

Ia juga mempertanyakan defisit yang tercatat pada Mei sebesar Rp164 triliun, menyebutnya masih berupa angka gross yang belum memperhitungkan restitusi pajak yang ditahan, yang jika dibayarkan bisa membuat defisit membengkak ke kisaran Rp200-210 triliun.

“Saya khawatir pemerintah tidak sanggup mempertahankan defisit APBN di bawah 3 persen,” tegas Ferry Latuhihin dalam video di kanal YouTube pribadinya, Kamis (2/7/2026). Ia memperingatkan risiko konkret dari kesulitan keuangan PLN: potensi pemadaman listrik bergilir akibat keterbatasan dana membeli batu bara yang dibayar dalam dolar, di tengah rupiah yang terus tertekan mendekati Rp18.000.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Pengusaha, Profesional Nahdiyin Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah

21 Juli 2026 - 09:43 WIB

Kontribusi Koperasi Syariah ke UMKM Masih Kalah Jauh dari Bank Syariah

20 Juli 2026 - 13:38 WIB

Ferry Latuhihin Dukung Kortas Tipidkor Usut Penyimpangan Energi

9 Juli 2026 - 21:29 WIB

Populer EKONOMI