Menu

Mode Gelap
Hukuman Mati Bukan Solusi Utama Berantas Korupsi Mencurigai Program MBG Jadi Ladang Korupsi Baru Mahasiswa Trisakti Kecewa Sikap Prabowo soal Koruptor Novel Baswedan: Korupsi adalah Pengkhianatan Negara Empat Dokter Muda Meninggal: Evaluasi Menyeluruh Sistem Internship Sertifikasi Aktivis HAM Ibarat “Pilah-Pilih”

UPDATE NEWS

Gus Halim Optimis Tuntaskan RPJMN Bidang Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di 2024

badge-check


					Gus Halim Optimis Tuntaskan RPJMN Bidang Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di 2024 Perbesar

INAnews.co.id,  NUSA DUA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar optimis target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2024, terkait desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi akan tuntas dan tercapai di tahun ini.

Bahkan, Menteri yang akrab disapa Gus Halim ini yakin bahwa gagasan dan rekomendasi selama rapat kerja Kemendes PDTT akan bermanfaat untuk RPJPN 2025-2045.

“Sangat optimis karena kita tahu semua serius. Pasti semua bisa dilakukan dan harus (optimis) sampai ke RPJPN,” tegasnya dalam penutupan rapat kerja di Bali, Selasa (16/1/2024).

Gus Halim melanjutkan bahwa paparan dan rencana yang dipresentasikan para Pejabat Tinggi Madya adalah awal yang baik untuk secara serius mewujudkan target RPJMN berikut dengan RPJPN.

Selanjutnya hal ini akan diikuti dengan langkah strategis dengan program kerja Kemendes PDTT yang tidak hanya menghasilkan output namun juga outcome.

“Ini adalah awal dari seluruh tahapan dan masih harus dilanjutkan lagi mulai dari penguatan konsepsi sampai breakdown, dilakukan Direktur sampai bawah. Jadi tidak berhenti di sini. Ini adalah start poinnya tapi berikutnya akan dilakukan persiapan lain,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Wamendes Paiman Raharjo yang menyebutkan bahwa capaian atas seluruh rencana ini tergantung dengan strategi.

Sehingga tidak keluar dari timeline yang ditentukan di awal penyusunannya dengan kegiatan berbasis kinerja.

“Seperti apa yang disampaikan Pak Presiden dalam pidatonya bahwa program kegiatan harus berbasis kinerja. Artinya suatu kegiatan yang bisa dicapai dengan harapan dan tujuan yang telah ditetapkan,” tutur Wamendes Paiman.

“Dengan adanya rapat kerja ini kami melihat ada kekompakan, kesatuan dalam mewujudkan sinergitas untuk membangun atau mencapai target-target yang selama ini masih belum tercapai,” imbuhnya.

Sekadar informasi, Kemendes PDTT berhasil melaksanakan program kerjanya sepanjang 2023 hingga mencapai angka lebih dari 98 persen. Angka ini diharapkan terus meroket sampai 100 persen di tahun-tahun berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Empat Dokter Muda Meninggal: Evaluasi Menyeluruh Sistem Internship

4 Mei 2026 - 19:54 WIB

Ekosistem Media Sekarat

4 Mei 2026 - 16:55 WIB

Kekerasan terhadap Jurnalis Melonjak

4 Mei 2026 - 11:48 WIB

Populer NASIONAL