Menu

Mode Gelap
LPG Itu Transisi, Bukan Tujuan Peak Emisi 2035 Terancam, Krisis Geopolitik Bikin Dunia Balik ke Fosil Subsidi LPG Bocor 70 Persen Eks Mendikbud Dituntut 18 Tahun, Lebih Berat dari Teroris The Power of Sharing: Mengikat Persaudaraan Lewat “Hadiyyah” Daging Qurban Pajak 2 Persen Konglomerat Bisa Gratiskan KRL 8 Tahun

DAERAH

Isran Noor Sukses Jadikan Ekonomi Kalimantan Timur Melesat

badge-check


					Isran Noor Perbesar

Isran Noor

Samarinda, INAnews – Di bawah kepemimpinan Isran Noor dan Hadi Mulyadi pada 2018-2023 perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami kemajuan pesat. Selama periode kepemimpinan mereka, berbagai indikator ekonomi menunjukkan peningkatan signifikan yang memperkuat posisi Kaltim sebagai salah satu provinsi dengan perekonomian terkuat di Indonesia.

Salah satu pencapaian paling menonjol adalah peningkatan surplus perdagangan Kaltim yang melonjak dari Rp201 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp334 triliun pada tahun 2023.

Pertumbuhan ini mencerminkan daya saing Kaltim di sektor perdagangan, terutama dalam ekspor komoditas utama seperti batu bara, minyak, dan gas alam. Kenaikan surplus perdagangan ini juga menunjukkan kemampuan Kaltim dalam memanfaatkan potensi sumber daya alamnya secara lebih efektif dan berkelanjutan.

“Seorang pemimpin daerah yang kompeten akan jeli memanfaatkan semua sumber daya di wilayahnya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Pengamat Kebijakan Publik, Iradat Ismail.

Selain surplus perdagangan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim juga mencatat peningkatan yang luar biasa. Dari Rp28 triliun pada tahun 2018, APBD Kaltim melonjak menjadi Rp76 triliun pada tahun 2023.

Kenaikan ini menjadikan APBD Kaltim sebagai salah satu yang tertinggi di Indonesia, bahkan melampaui beberapa provinsi besar di Pulau Jawa seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Peningkatan APBD yang signifikan ini memberikan ruang lebih besar bagi pemerintah daerah untuk berinvestasi dalam infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan program sosial lainnya. Hal ini juga menjadi bukti bahwa Kaltim berhasil memaksimalkan potensi pendapatan daerah melalui optimalisasi pengelolaan sumber daya alam dan kebijakan fiskal yang tepat.

Keberhasilan ekonomi di era Isran Noor-Hadi Mulyadi ini juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan di Kalimantan Timur menurun dari 6,54 persen pada tahun 2018 menjadi 6,11 persen pada tahun 2023.

Seluruh pencapaian ini juga memperkuat posisi Kaltim sebagai salah satu motor penggerak perekonomian nasional yang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Aktif Berserikat, Buruh Sawit Perempuan Terus Dimutasi

6 Mei 2026 - 12:24 WIB

Rayakan HUT ke-15, Laskar Anggrek Perkuat Peran Sebagai Penyambung Lidah Masyarakat Tangerang Selatan

3 Mei 2026 - 14:38 WIB

Dugaan Pembatalan Sepihak Selter Sekda Baubau Dinilai Janggal, PMII Desak Penjelasan Resmi

2 Mei 2026 - 15:33 WIB

Populer DAERAH