INAnews.co.id, Jakarta– Istilah “Rojali” (Rombongan Jarang Beli) kini menjadi fenomena baru yang mencerminkan krisis daya beli masyarakat Indonesia. Para pengusaha retail melaporkan mall-mall dipenuhi pengunjung yang hanya berkeliling tanpa membeli apa pun.
Fenomena serupa juga terjadi pada “Rohana” (Rombongan Hanya Nanya), di mana konsumen hanya bertanya harga tanpa jadi membeli. Hal ini menunjukkan masyarakat masih memiliki keinginan berbelanja namun terkendala kemampuan finansial.
Data penjualan mobil dan motor, yang menjadi indikator konsumsi kelas menengah, juga menunjukkan tren menurun.
Meski pameran otomotif tetap ramai dikunjungi, tingkat pembelian aktual justru turun dibanding periode sebelumnya.
Rocky Gerung menilai ini bukan lagi fenomena middle income trap, melainkan kelas menengah yang turun ke bawah. “Tabungan kelas menengah betul-betul sudah terkuras, dan ini akan jadi katup politik,” katanya lewat akun YouTube-nya, Selasa (29/7/2025).






