INAnews.co.id, Jakarta– Game mobile mendominasi 60 persen pangsa pasar gaming Indonesia, disusul PC gaming 25 persen, dan konsol hanya 15 persen. Sifat free-to-play menjadi daya tarik utama mobile gaming.
Dominasi mobile gaming di Indonesia dipicu oleh model bisnis free-to-play yang memungkinkan pengguna mengunduh game gratis dan hanya membayar untuk item tambahan (in-app purchase).
“Mobile gaming lebih banyak dipakai karena free to play. Kalau PC atau konsol, kita harus beli game-nya dan beli konsolnya juga. Jadi butuh biaya lebih banyak,” ungkap peneliti INDEF Agung Satria Permana dalam podcast Watch on Economy, Selasa (3/2/2026).
Dari 154 juta gamer Indonesia, mayoritas mengakses game melalui smartphone. Ini mencerminkan penetrasi perangkat mobile yang jauh lebih tinggi dibanding PC atau konsol gaming.






