Menu

Mode Gelap
Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo ASN Boleh Kritik Presiden, Ini Penjelasan Hukumnya Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol Setahun Mengabdi, Heritage Medical Bekasi Prioritaskan Kesembuhan Pasien Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

INDAG

Ketakutan Pasar Mendorong Kenaikan Bitcoin

badge-check


					Kepanikan pasar mendorong investor kembali melirik Bitcoin. (Al Sattar/foto Instimewa) Perbesar

Kepanikan pasar mendorong investor kembali melirik Bitcoin. (Al Sattar/foto Instimewa)

INAnews.co.id – Bitcoin naik tajam pada hari Senin (15/10) setelah ketakutan melanda perdagangan mata uang kripto hingga menciptakan dorongan yang menyeret mata uang digital No. 1 tersebut.

Mengawali perdagangan di kisaran $ 6.200, bitcoin BTCUSD, diperdagangkan posisi tertinggi pada $ 6,960.68 di bursa Kraken. Namun, pada bursa Bitfinex, harga bitcoin bahkan telah mencapai $ 7.788. Kenaikan Bitcoin dengan mengorbankan Tether (USDT), koin yang stabil di bursa Bitfinex, dimana hanya diperdagangkan sebesar 88 sen. Stablecoin secara tradisional diperdagangkan sangat dekat atau setara dengan $ 1 karena itu adalah koin yang didukung dolar AS yang digunakan investor untuk berdagang di antara berbagai mata uang kripto yang berlawanan.

Dengan kata lain, banyak orang bersedia membayar lebih mahal untuk mendapatkan bitcoin agar bisa keluar dari USDT. Pada perdagangan altcoin, lonjakan bitcoin mampu mengangkat koin lain yang lebih kecil. Ethernaik 3,1% ke $ 201,05, Bitcoin Cash naik 1% menjadi $ 442.60, Litecoin naik 2,2% pada $ 53,07 dan XRP XRPUSD, + 2,03% diperdagangkan pada 44 sen, naik 6,4%. Sementar adalam perdagangan di bursa berjangka, bitcoin untuk kontrak Cboe Global Markets bulan Oktober naik 0,5% menjadi $ 6,390, sedangkan CME Group untuk kontrak Oktober turun 0,1% menjadi $ 6,385.

Sementara Investasi Fidelity Investment mengatakan pada hari Senin (15/10) bahwa mereka telah meluncurkan perusahaan baru yang akan menawarkan perdagangan Kripto dengan penawaran keamanan kepada para klien. Perusahaan, Fidelity Digital Asset Services LLC, akan menawarkan layanan untuk hedge fund, individu dan pelaku pasar lainnya. “Tujuan kami adalah untuk membuat aset digital-pribumi, seperti bitcoin, lebih mudah diakses oleh investor,” kata Abigail P. Johnson, CEO Fidelity Investment. (Al Sattar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

UMKM Perempuan Lebih Aktif di E-Commerce ketimbang Laki-laki

22 April 2026 - 13:29 WIB

Industri Hijau Justru Picu Ekstraksi Mineral Makin Masif

20 April 2026 - 18:48 WIB

YLKI Dorong Reformasi Struktural Perlindungan Konsumen di Harkonas 2026

20 April 2026 - 12:30 WIB

Populer EKONOMI