Solusi Traficking MJL MDT Paling Paham, dan Lebih Manusiawi

1.718

 

INAnews.co.id Bitung-KPU Bitung kembali menggelar debat publik antar Pasangan Calon (Paslon) Wali kota dan Wakil Walikota di Fave Hotel Bitung, Sabtu 21 November 2020.

“Dari antara seluruh Paslon yang hadir, Paslon nomor urut 1 menjadi perhatian publik saat debat semalam, karena kita ketahui bersama para calon Wali Kota mereka semua sudah pernah duduk di Pemerintahan sementara untuk calon Wakil semuanya berlatar belakang pengusaha, tapi diantara seluruh calon Wakil Marthin D Tumbelaka menjadi Bintang diatas podium,” ungkap Yanto Mandulangi saat diwawancarai seusai debat, sabtu malam 21 november 2020.

Ketua PKS Kota Bitung ini juga menyampaikan, sampai saat ini yang ramai dibicarakan antar pendukung Paslon adalah saling mengklaim Program Wifi dan Super Wifi, tapi menurutnya ada pesan moral yang tersampaikan saat debat semalam tapi sedikit yang memperhatikannya.

“Bagi saya pribadi ada pesan moral yang kuat serta tajam tersampaikan lewat mimbar debat semalam, ini sangat penting dan menjadi peringatan bagi kita semua warga Bitung yaitu persoalan traficking/perdagangan orang yang nota bene korban terbesarnya adalah perempuan”, ujar Yanto.

Lanjut Yanto, setiap kita punya ibu, kakak, adik, saudara perempuan, ketahuilah ini ancaman serius ditengah revolusi industri digital 4.0 dimana hampir setiap aktifitas kita berbasis aplikasi digital, nah disinilah titik bahaya terjadi, dan wajib di waspadai
Sebab pergeseran kebiasaan masiv terjadi.

“Kalau dulu para wanita belia di jajakan lewat para mucikari (orang) tapi hari ini mucikarinya sudah berubah berganti mesin yakni aplikasi contohnya, tantan, michat, whatsapptantan ,mechat, whatsapp dan masih banyak lagi aplikasi lainnya yang menjadi alat komunikasi mereka”, jelas Yanto.

Yanto menambahkan, dari ketiga Paslon, hanya MJL MDT yang paling paham dan peduli dengan persoalan ini, hal ini dibuktikan lewat solusi utama dan lebih Manusiawi dalam pencegahan traficking yang diantara nya adalah

1. Menyiapkan lapangan kerja, agar angkatan muda pencari kerja tidak harus keluar Bitung untuk mendapatkan pekerjaan.

2. Memperkuat ketahanan keluarga, sebagai basis utama pendidikan moral anak.

3. Menguatkan dan mengoptimalkan peran lembaga ke agamaan lewat para tokoh agama dan masyarakat dalam rangka menasehati soal iman dan spiritual.

“Dari ketiga solusi ini, membuktikan hanya MJL MDT lah yang lebih siap, layak dan pantas melanjutkan kepemimpinan Kota Bitung kedepan, karena mereka mampu menghadirkan solusi sosial dan spiritual untuk Bitung lebih baik, sementara calon lain hanya terjebak pada evoria program yang sangat jauh di realitakan”, tutup Yanto.5

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.