INAnews.co.id Bitung– Terkait Praktik judi toto gelap (Togel) yang di mainkan secara online oleh para bandar khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Maesa Kota Bitung sudah sangat meresahkan masyarakat.
Hal ini membuat Tokoh agama yang ada di Kota Bitung turut angkat bicara, Hi. Rinto Pakaya saat di mintai tanggapan terkait paraktik judi Togel ini mengatakan, Kegiatan judi Togel ini sangat mudah ditemui di Kota ini, para pelaku judi Togel dengan bebas memper jual belikan kupon, bahkan para agen barang haram ini sudah berani dengan secara terang-terangan mengumumkan angka untuk para pemenang, Rabu 6 Januari 2021.
“Apakah judi yang satu ini sudah dilegalkan, ataukah sengaja dilakukan pembiaran oleh aparat, karena diduga sudah menerima uang suap dari para agen Togel?”, tanya Haji Tito sapaan akrab Ketua Dewan Pembina BSM Bitung.
Haji Tito juga meminta agar Polres Kota Bitung lebih khusus Polsek Maesa untuk menutup agen Togel yang ada di wilayah Kecamatan Maesa mengingat barang haram ini sudah mulai di minati bukan hanya dikalangan orang dewasa tapi juga sudah mulai di minati oleh anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah, beber Haji Tito.
“Polsek Maesa jangan tutup mata akan hal ini, karena hal ini sangat berpengaruh kepada masyarakat apa lagi kepada anak-anak sekolah, mau jadi apa generasi penerus kita kalau sudah mulai terkontaminasi dengan praktik judi Togel”, tegas Haji Tito.
Haji Tito juga menghimbau kepada seluruh orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya disaat masa pandemi ini karena kebanyakan melakukan proses belajar mengajar dari rumah, sehingga waktu mereka di rumah lebih banyak sehingga akan sangat cepat terpengaruh dengan praktik judi tersebut, tutup Haji Tito.






