Menu

Mode Gelap
Ekonom Desak Presiden Bangun Kesepakatan Lintas Rezim untuk Kurangi Belanja CEO ‘BAT Bank’ Dijemput Penyidik, CWIG Soroti Dugaan TPPU dan Pencatutan Nama Presiden RI RI Terjepit di Antara AS dan Tiongkok Pengamat Politik Kritik Rencana Penutupan Prodi Indonesia Tertinggal dari Vietnam dalam PDB Per Kapita Polri Berperan Krusial Menjaga Stabilitas di Tengah Medan Sosial Paling Kompleks di Dunia

KRIMINAL

Diduga Terima Suap, Judi Togel Di Maesa Sangat Marak

badge-check


					Diduga Terima Suap, Judi Togel Di Maesa Sangat Marak Perbesar

 

INAnews.co.id Bitung– Terkait Praktik judi toto gelap (Togel) yang di mainkan secara online oleh para bandar khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Maesa Kota Bitung sudah sangat meresahkan masyarakat.

Hal ini membuat Tokoh agama yang ada di Kota Bitung turut angkat bicara, Hi. Rinto Pakaya saat di mintai tanggapan terkait paraktik judi Togel ini mengatakan, Kegiatan judi Togel ini sangat mudah ditemui di Kota ini, para pelaku judi Togel dengan bebas memper jual belikan kupon, bahkan para agen barang haram ini sudah berani dengan secara terang-terangan mengumumkan angka untuk para pemenang, Rabu 6 Januari 2021.

“Apakah judi yang satu ini sudah dilegalkan, ataukah sengaja dilakukan pembiaran oleh aparat, karena diduga sudah menerima uang suap dari para agen Togel?”, tanya Haji Tito sapaan akrab Ketua Dewan Pembina BSM Bitung.

Haji Tito juga meminta agar Polres Kota Bitung lebih khusus Polsek Maesa untuk menutup agen Togel yang ada di wilayah Kecamatan Maesa mengingat barang haram ini sudah mulai di minati bukan hanya dikalangan orang dewasa tapi juga sudah mulai di minati oleh anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah, beber Haji Tito.

“Polsek Maesa jangan tutup mata akan hal ini, karena hal ini sangat berpengaruh kepada masyarakat apa lagi kepada anak-anak sekolah, mau jadi apa generasi penerus kita kalau sudah mulai terkontaminasi dengan praktik judi Togel”, tegas Haji Tito.

Haji Tito juga menghimbau kepada seluruh orang tua agar lebih memperhatikan anak-anaknya disaat masa pandemi ini karena kebanyakan melakukan proses belajar mengajar dari rumah, sehingga waktu mereka di rumah lebih banyak sehingga akan sangat cepat terpengaruh dengan praktik judi tersebut, tutup Haji Tito.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Rayakan HUT ke-15, Laskar Anggrek Perkuat Peran Sebagai Penyambung Lidah Masyarakat Tangerang Selatan

3 Mei 2026 - 14:38 WIB

Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo

1 Mei 2026 - 22:40 WIB

Gelar Deklarasi Papua Damai, Pemuda KMPN Tegaskan Dukung Pembangunan dan NKRI

1 Mei 2026 - 18:35 WIB

Populer NASIONAL