Menu

Mode Gelap
Ekonom Desak Presiden Bangun Kesepakatan Lintas Rezim untuk Kurangi Belanja CEO ‘BAT Bank’ Dijemput Penyidik, CWIG Soroti Dugaan TPPU dan Pencatutan Nama Presiden RI RI Terjepit di Antara AS dan Tiongkok Pengamat Politik Kritik Rencana Penutupan Prodi Indonesia Tertinggal dari Vietnam dalam PDB Per Kapita Polri Berperan Krusial Menjaga Stabilitas di Tengah Medan Sosial Paling Kompleks di Dunia

POLITIK

Sidang Paripurna Kabupaten Rote Ndao Molor, Wakil Ketua DPRD Kecewa Kinerja Anggota Dewan

badge-check


					Sidang Paripurna Kabupaten Rote Ndao Molor, Wakil Ketua DPRD Kecewa Kinerja Anggota Dewan Perbesar

INAnews.co.id, Rote Ndao – Sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rote Ndao hari ini mengalami keterlambatan dikarenakan banyak anggota DPRD yang telat datang.

Wakil Ketua DPRD, Paulus Henuk, menyatakan kekecewaannya atas kelambatan tersebut, yang disebabkan oleh ketidakhadiran sejumlah anggota DPRD.

Saat ini, anggota DPRD yang hadir hanya sebanyak 9 orang dari total yang dibutuhkan 13 orang untuk mencapai kuorum.

Para anggota yang tidak hadir kabarnya tengah menunggu di ruangan Komisi A, yang membuat sidang terpaksa ditunda.

Menurut Paulus Henuk, kelambatan ini bukan hanya mengecewakan, tetapi juga menghambat jalannya pembahasan sejumlah agenda penting.

“Agenda sidang hari ini termasuk tanggapan pemerintah terkait laporan Komisi A, Komisi B dan Komisi C, serta pembahasan ke-4 APBD Induk 2024. Sayangnya, kami belum dapat melanjutkan karena jumlah anggota yang hadir belum mencukupi,” ujar Paulus pada selasa 28 November 2023.

Diketahui, seharusnya sidang paripurna tersebut merupakan kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memberikan respons terhadap hasil pembahasan laporan Komisi A, B, dan C.

Setelah itu, seharusnya dilanjutkan dengan pembahasan Paripurna gabungan Komisi.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat Rote Ndao terhadap kinerja anggota DPRD.

Belum mencapainya kuorum yang diperlukan menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen para wakil rakyat terhadap tugas dan tanggung jawab mereka.

Paulus Henuk berharap agar anggota DPRD dapat lebih disiplin dan tanggap terhadap jadwal-jadwal sidang.

“Ini tidak hanya tentang kekecewaan kita sebagai wakil rakyat, tetapi juga tanggung jawab kita terhadap masyarakat Rote Ndao. Kehadiran dan kedisiplinan kita berdampak langsung pada kemajuan daerah ini,” tambahnya.

Para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga dikabarkan merasa kecewa atas keterlambatan ini, mengingat mereka telah menyiapkan segala sesuatu untuk mendukung jalannya sidang.

Mereka berharap agar kejadian ini tidak terulang di masa mendatang, agar pembahasan agenda-agenda penting dapat berjalan dengan lancar dan efisien.

Sidang paripurna yang tertunda diharapkan dapat dilanjutkan secepatnya setelah anggota DPRD yang belum hadir tiba di kantor.

 

 

 

Reporter : Dance Henukh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pengamat Politik Kritik Rencana Penutupan Prodi

3 Mei 2026 - 19:54 WIB

Jumhur Hidayat Syukuri Persatuan Buruh di Bawah Prabowo

3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional

1 Mei 2026 - 23:31 WIB

Populer POLITIK