Menu

Mode Gelap
Rentannya Advokat Pembela HAM di Indonesia, Kantor LBH Dimolotov YLBHI Desak Bentuk Regulator Tunggal Advokat 20 Persen Tersangka Korupsi Ternyata Oknum Advokat Pemerintah Prioritaskan Pantura untuk Proyek Giant Sea Wall Haidar Alwi: Penataan Emas Rakyat Adalah Kunci Kedaulatan Ekonomi dan Amanat Konstitusi Indonesia Peringkat 90 Dunia soal Hukum Pidana

INDAG

Harga Emas Antam Senin Rp2.060.000

badge-check


					Foto: dok. Antam Perbesar

Foto: dok. Antam

INAnews.co.id, Jakarta Harga emas Antam pada perdagangan Senin, 8 September 2025, tercatat stabil di angka Rp2.060.000 per gram, tanpa perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Harga jual kembali (buyback) emas Antam berada di level Rp1.907.000 per gram. Harga ini merupakan harga tertinggi sepanjang masa yang sempat dicapai beberapa hari lalu.

Menurut data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam untuk pecahan lainnya adalah sebagai berikut:

  • 0,5 gram: Rp1.080.000
  • 2 gram: Rp4.060.000
  • 3 gram: Rp6.065.000
  • 5 gram: Rp10.075.000
  • 10 gram: Rp20.095.000
  • 25 gram: Rp50.112.000
  • 50 gram: Rp100.145.000
  • 100 gram: Rp200.212.000
  • 250 gram: Rp500.265.000
  • 500 gram: Rp1.000.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.000.600.000

Transaksi penjualan kembali emas batangan ke PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dengan nominal lebih dari Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Potongan pajak ini dipotong langsung dari nilai buyback.

Kondisi harga emas Antam yang stabil ini terjadi meskipun harga emas dunia juga mencatat penguatan ringan, dengan harga emas global dibanderol sekitar US$3.591 per troy ons, naik 0,14 persen pada hari yang sama. Demikian dikutip berbagai sumber.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pemerintah Prioritaskan Pantura untuk Proyek Giant Sea Wall

21 April 2026 - 17:56 WIB

Indonesia Peringkat 90 Dunia soal Hukum Pidana

21 April 2026 - 16:23 WIB

Halalbihalal JATTI: AI, Koperasi, dan Masa Depan Umat

20 April 2026 - 20:53 WIB

Populer NASIONAL