Menu

Mode Gelap
Cas dari PLN, EV Tetap Lebih Hijau dari Kendaraan BBM Halalbihalal JATTI: AI, Koperasi, dan Masa Depan Umat Industri Hijau Justru Picu Ekstraksi Mineral Makin Masif Syafii Antonio: Alumni Timur Tengah Harus Kuasai Ekonomi Syariah Tanpa Inovasi, Indonesia Selamanya Ekspor Bahan Mentah Hilirisasi Butuh Rantai Pasok Lengkap, Nikel Saja tak Cukup

ENERGI

Hilirisasi Butuh Rantai Pasok Lengkap, Nikel Saja tak Cukup

badge-check


					Foto: dok. voaindonesia Perbesar

Foto: dok. voaindonesia

INAnews.co.id, Jakarta– Imaduddin menjelaskan, memproduksi baterai kendaraan listrik, salah satu produk hilir andalan, tidak hanya membutuhkan nikel yang melimpah di Indonesia. Diperlukan pula mangan, kobalt, litium, dan grafit yang sebagian besar harus diimpor. “Semakin ke hilir, komponen yang dibutuhkan semakin beragam. Leverage bukan lagi dari mineral, tapi dari kapabilitas dan inovasi,” kata Imad.

Ia mencontohkan China yang berhasil mengantisipasi ketergantungan pada nikel Indonesia dengan beralih ke teknologi baterai berbasis besi (LFP) yang bahan bakunya tersedia di dalam negeri mereka sendiri.

Untuk itu, Indonesia perlu serius masuk ke dalam global value chain dengan membangun ekosistem industri yang komprehensif, bukan sekadar mengekspor bahan mentah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

China Kuasai Teknologi Hijau, Indonesia Masih Tertinggal

20 April 2026 - 11:32 WIB

Haidar Alwi, Kebijakan Prabowo Soal BBM Sudah Berpihak Kepada Rakyat

19 April 2026 - 22:18 WIB

Indonesia Siap Operasionalkan Nilai Ekonomi Karbon

17 April 2026 - 23:24 WIB

Populer ENERGI