INAnews.co.id, Jakarta– Imaduddin menyampaikan tiga prioritas utama yang harus dikejar Indonesia. Pertama, membangun rantai pasok industri yang kuat dan terintegrasi, tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan mineral. Kedua, mendorong kebijakan industri yang kondusif dan ramah investasi agar investor tidak lebih memilih Vietnam atau negara ASEAN lain. Ketiga dan terpenting, berinvestasi secara konsisten pada inovasi dan pengembangan teknologi lokal.
Kalau kita tidak melakukan inovasi, kita akan selamanya menjadi negara yang mengekspor produk mentah atau setengah jadi, dan akan tetap sulit bersaing di industri hilir,” tegasnya.
INDEF, melalui divisi GTI (Green Transition Initiative), kini aktif mengkaji bagaimana ekonomi hijau dapat menjadi mesin pertumbuhan baru yang mendorong PDB Indonesia melampaui pertumbuhan 5 persen yang selama ini stagnan.






