Menu

Mode Gelap
Koalisi Prabowo Terlalu Tenang, Pengamat Curiga Ada yang Siap Nyalip DADA Siap Bagi-Bagi Dividen sebesar Rp2 Miliar Di Tengah Lonjakan Laba Perseroan sebesar 216,70% JJ Rizal: Kata “Oknum” Lahir untuk Tutupi Korupsi Tentara Sejak 1957 Ikrar: Militer Indonesia tak Pernah Benar-benar Tunduk pada Otoritas Sipil Prabowo Lantik Enam Pejabat Baru di Istana: Siap Kerja Wujudkan Program Prabowo Ketua AJI: Tentara Jadi Kelompok Kedua Pelaku Kekerasan terhadap Jurnalis

POLITIK

Koalisi Prabowo Terlalu Tenang, Pengamat Curiga Ada yang Siap Nyalip

badge-check


					Foto: Hendri Satrio/tangkapan layar Perbesar

Foto: Hendri Satrio/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat politik Hendri Satrio mewaspadai kondisi koalisi pemerintahan Prabowo Subianto yang dinilai terlalu tenang tanpa riak-riak kritik berarti. Ia menduga masing-masing anggota koalisi tengah mengumpulkan energi untuk menyalip di tikungan, seperti pola yang pernah terjadi di era Orde Baru.

“Gua curiga justru masing-masing sedang mengamati, mau nyalip di tikungan nih,” ujar Hendri dalam wawancara di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Sabtu (25/4/2025).

Hendri mengingatkan bahwa tujuan berpolitik kini telah bergeser. Bukan lagi sekadar meraih kekuasaan, melainkan untuk keselamatan diri masing-masing. Ia mengaitkan hal ini dengan keinginan kuat Joko Widodo menempatkan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden, sebagai bentuk jaminan perlindungan pascajabatan.

Hendri juga mengingatkan bahwa skenario menjatuhkan Prabowo lalu menggantinya dengan Gibran tidak semudah yang dibayangkan. “Lu melupakan variabel yang namanya Jokowi, lu melupakan variabel yang namanya relawan,” tegasnya. Begitu Gibran naik, menurutnya, para komisaris yang berasal dari lingkaran relawan pun akan kembali memasang badan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ikrar: Militer Indonesia tak Pernah Benar-benar Tunduk pada Otoritas Sipil

27 April 2026 - 18:37 WIB

Antrean Haji 26 Tahun, Sistem War Tiket Bukan Solusi

26 April 2026 - 18:06 WIB

Empat Jalur Konstitusional Turunkan Presiden Dipaparkan di UIN

26 April 2026 - 17:16 WIB

Populer POLITIK