INAnews.co.id, Jakarta– Lembaga riset Celios menghitung bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejatinya cukup dianggarkan Rp117 triliun apabila dilaksanakan secara tepat sasaran, jauh di bawah anggaran yang saat ini ditetapkan sebesar Rp335 triliun.
Direktur Riset Celios, Media Wahyudi Askar, menjelaskan angka Rp117 triliun diperoleh dengan menjumlahkan kebutuhan anak-anak di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), anak dari keluarga miskin, serta ibu hamil berdasarkan data resmi pemerintah.
“Kalau targeted, biaya yang dikeluarkan itu hanya 117 triliun. Ada sisanya 200-an triliun yang sebetulnya bisa diberikan untuk program-program yang lebih bermanfaat,” ujarnya dalam wawancara yang ditayangkan Senin (13/4/2026).
Sisa anggaran itu, kata Media, bisa dialihkan untuk investasi pendidikan, subsidi transportasi kelas menengah, subsidi perumahan, hingga subsidi barang pokok. Celios juga menyoroti ketimpangan anggaran MBG dengan kesejahteraan guru, di mana gaji pokok dosen lulusan S3 luar negeri hanya sekitar Rp3,2 juta, lebih rendah dari penghasilan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).






