Menu

Mode Gelap
Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun KSPI dan Partai Buruh Apresiasi Diundangkannya RUU PPRT INDEF Dorong BUMDes Jadi Hub Digital bagi Perempuan Desa Harga Internet Indonesia Kalah Bersaing dari Vietnam dan China 99 Persen UMKM Indonesia Masih Stagnan di Skala Mikro UMKM Perempuan Lebih Aktif di E-Commerce ketimbang Laki-laki

EKONOMI

Perempuan di 3T Lima Kali Lebih Responsif terhadap Digital

badge-check


					Perempuan di 3T Lima Kali Lebih Responsif terhadap Digital Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Fadhila Maulida (Peneliti Center of Digital Economy and SME) mengungkapkan temuan mengejutkan dalam diskusi bertema “Menakar Inklusivitas Ekonomi Digital bagi Perempuan Indonesia” yang digelar INDEF, Selasa (21/4/2026). Perempuan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) terbukti lima kali lebih responsif terhadap akses digital dibandingkan perempuan di wilayah non-3T.

“Respon mereka ketika ada akses digital itu lebih responsif lima kali lipat dibandingkan dengan perempuan-perempuan yang di non-3T,” ujar Fadhila.

Temuan ini dinilai paradoks. Meski potensi ekonominya sangat besar, perempuan di wilayah 3T justru paling sedikit mendapat akses internet. Data INDEF menunjukkan ketersediaan infrastruktur digital di daerah non-3T mencapai 35,8 persen, sedangkan di daerah 3T hanya 9,3 persen. Akibatnya, hanya sekitar 9 persen perempuan pekerja di wilayah 3T yang memanfaatkan internet dalam pekerjaannya, jauh di bawah angka 50 persen lebih di wilayah non-3T.

INDEF menilai ketimpangan ini menjadi pemborosan potensi ekonomi yang nyata. Perempuan di 3T, yang produknya kerap memiliki kualitas tinggi seperti batik tulis dan tenun, tidak mampu menjangkau pasar yang lebih luas semata-mata karena minimnya akses digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

INDEF Dorong BUMDes Jadi Hub Digital bagi Perempuan Desa

22 April 2026 - 19:38 WIB

Haidar Alwi: Penataan Emas Rakyat Adalah Kunci Kedaulatan Ekonomi dan Amanat Konstitusi

21 April 2026 - 16:45 WIB

YLKI Dorong Reformasi Struktural Perlindungan Konsumen di Harkonas 2026

20 April 2026 - 12:30 WIB

Populer EKONOMI