Menu

Mode Gelap
Kerja Perempuan 24 Jam, Upah dan Hak Tetap Minim Buruh Nelayan Perempuan Kerja 24 Jam, tak Ada Jaminan Tangkap LCS Buronan Interpol, Haidar Alwi Apresiasi Polri Putus Mata Rantai Kejahatan Siber Internasional Pekerja Rumahan Jahit dari Subuh tak Diakui sebagai Buruh Kerja Perempuan Sokong Ekonomi, tapi Tetap tak Diakui Komnas Perempuan Buka Ruang Kritis Nasib Buruh Perempuan

NASIONAL

Kerja Perempuan 24 Jam, Upah dan Hak Tetap Minim

badge-check


					Foto: Dian Septi Trisnanti/tangkapan layar Perbesar

Foto: Dian Septi Trisnanti/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Aktivis buruh perempuan dan pimpinan Marsinah.id, Dian Septi Trisnanti, menyimpulkan bahwa perempuan pekerja di berbagai sektor hingga kini masih menanggung beban kerja yang melampaui batas, bahkan mencapai 24 jam sehari, tanpa perlindungan yang memadai.

Dian yang bertindak sebagai moderator mimbar publik Hari Buruh 2026 menegaskan bahwa cara pandang masyarakat terhadap “kerja” harus digeser. Kerja perempuan, menurutnya, tidak hanya terjadi di pabrik atau gedung perkantoran, tetapi juga di rumah, di komunitas, dan dalam relasi kerja yang seringkali tidak diakui sama sekali sebagai kerja.

“Dari data yang kita dengar hari ini, yang formal pun masih bekerja 12 jam. Yang tersembunyi bisa 24 jam kerja, dan itu tanpa perlindungan,” ungkapnya di hadapan peserta forum, Senin (4/5/2026).

Dian mengingatkan bahwa lebih dari 100 tahun lalu, buruh di seluruh dunia telah menuntut 8 jam kerja, 8 jam istirahat, dan 8 jam waktu bebas. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan tuntutan tersebut masih jauh dari terpenuhi, terutama bagi perempuan pekerja di sektor informal dan sektor rentan. Ia mendorong semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung perbaikan kondisi kerja perempuan, termasuk ibu rumah tangga yang pekerjaannya tersembunyi dan dianggap tidak bernilai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Kekerasan terhadap Jurnalis Melonjak

4 Mei 2026 - 11:48 WIB

RI Terjepit di Antara AS dan Tiongkok

3 Mei 2026 - 21:56 WIB

Indonesia Tertinggal dari Vietnam dalam PDB Per Kapita

3 Mei 2026 - 17:12 WIB

Populer EKONOMI