Menu

Mode Gelap
Aldi’s Hotdog Buka Cabang Ketiga di BSD, Andalkan Odading Jadi Hotdog GAKESLAB Jakarta Hadir dan Berpartisipasi Dalam Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026 Menduga Ada ‘Barter’ Kasus Jampidsus dan Korupsi MBG Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Menampar Prabowo Nanik Deyang Mundur dari BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung Mencurigai Ada Kolusi di Temuan Uang Kasus Febrie

SYARIAH

Ekspor Halal RI Kalah dari Brasil hingga Polandia

badge-check


					Ekspor Halal RI Kalah dari Brasil hingga Polandia Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Fakta mengejutkan terungkap dalam diskusi publik INDEF, Senin (8/6/2026): Indonesia hanya berada di peringkat kedelapan sebagai eksportir makanan halal ke negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Lebih menyedihkan, daftar eksportir teratas justru dikuasai negara-negara nonmuslim seperti Brasil, India, Amerika Serikat, Rusia, hingga Polandia.

“Kita ini pemain kandang. Indonesia adalah konsumen yang besar tetapi banyak mengimpor dan kurang menjadi produsen,” kata peneliti INDEF, Hakam Naja.

Sementara itu, Indonesia justru tercatat sebagai importir terbesar keempat makanan halal dari negara-negara OKI. Kondisi ini mempertegas bahwa Indonesia belum mampu mengonversi besarnya populasi muslim menjadi kekuatan produksi dan ekspor.

Hakam mendorong pemerintah segera merumuskan RUU Ekonomi Syariah sebagai omnibus law yang mengintegrasikan seluruh kebijakan halal. Ia juga menekankan perlunya hilirisasi masif hasil pertanian, perikanan, dan peternakan, serta penguatan kawasan industri halal yang berorientasi ekspor.

“Perlu ada panglima di lapangan yang memimpin orkestrasi ekonomi syariah,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Koperasi Syariah Ditarget Jadi Pilar Ekonomi 2045, tanpa Peta Jalan Jelas

21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Ukuran Sukses Koperasi Syariah Dinilai Masih Terjebak Angka SHU dan Aset

21 Juli 2026 - 06:41 WIB

Koperasi Syariah Dinilai Baru Mengambil Ceruk Pembiayaan

20 Juli 2026 - 17:45 WIB

Populer SYARIAH