Menu

Mode Gelap
Aldi’s Hotdog Buka Cabang Ketiga di BSD, Andalkan Odading Jadi Hotdog GAKESLAB Jakarta Hadir dan Berpartisipasi Dalam Seminar Nasional XIII & Healthcare Expo XI ARSSI 2026 Menduga Ada ‘Barter’ Kasus Jampidsus dan Korupsi MBG Pernyataan Hotman Paris soal Izin Presiden Menampar Prabowo Nanik Deyang Mundur dari BGN, Fokus Jalani Pengobatan Jantung Mencurigai Ada Kolusi di Temuan Uang Kasus Febrie

SYARIAH

Indonesia Merosot ke Peringkat 4 SGIE 2025-2026

badge-check


					Indonesia Merosot ke Peringkat 4 SGIE 2025-2026 Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta– Indonesia mengalami penurunan peringkat dalam State of Global Islamic Economy (SGIE) 2025-2026 yang baru dirilis, dari posisi ketiga menjadi keempat. Padahal, RPJMN menargetkan Indonesia berada di peringkat pertama pada 2029.

Hal itu dibahas dalam diskusi publik bulanan Center for Syariah Economic and Development (CISET) INDEF yang disiarkan melalui kanal YouTube INDEF, Senin (8/6/2026).

“Kita cukup terkaget-kaget dengan rilisnya laporan tahunan SGIE 2025-2026 yang menempatkan Indonesia relatif turun peringkat,” ujar Prof. Nur Hidayah, Kepala CISET INDEF.

SGIE merupakan laporan tahunan komprehensif yang diterbitkan oleh Dinar Standard. Laporan ini menilai kemajuan negara-negara dalam pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah dari enam sektor: keuangan syariah, makanan dan minuman halal, pariwisata ramah muslim, farmasi halal, kosmetik halal, modest fashion, serta media dan rekreasi.

Malaysia tetap bertahan di peringkat pertama selama 12 tahun berturut-turut, disusul Uni Emirat Arab di posisi kedua, dan Arab Saudi di ketiga. Indonesia terdepak dari podium meski memiliki populasi muslim terbesar di dunia.

Para peneliti INDEF menilai penurunan ini mencerminkan lemahnya koordinasi antarlembaga, fragmentasi ekosistem, serta minimnya integrasi antara sektor riil halal dan keuangan syariah.

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

Koperasi Syariah Ditarget Jadi Pilar Ekonomi 2045, tanpa Peta Jalan Jelas

21 Juli 2026 - 08:43 WIB

Ukuran Sukses Koperasi Syariah Dinilai Masih Terjebak Angka SHU dan Aset

21 Juli 2026 - 06:41 WIB

Koperasi Syariah Dinilai Baru Mengambil Ceruk Pembiayaan

20 Juli 2026 - 17:45 WIB

Populer SYARIAH