Menu

Mode Gelap
Depok Kekeringan, PMI Salurkan 4000 liter Air Bersih di Bojongsari Ofero Stareer 5 Raih Gelar “Inspiring Urban Electric Bike” di Indonesia Automotive Awards 2026 Tarif Khusus Rp8 MRT Jakarta di HUT ke-81 RI, Cek Syaratnya! Polemik Material di Desa Kabawakole, La Rumaja Tempuh Jalur Hukum, Pertanahan Verifikasi Status Tanah Peringati Hari Pramuka 2026, 660 Siswa SDN Pondok Petir 01 Depok Ikuti Persari dan Perjusa Bupati Adios: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Karya Nyata dan Pelayanan Terbaik

KEUANGAN

BNI Terbitkan Instrumen Additional Tier 1 Senilai US$700 juta di Pasar Internasional

badge-check


					BNI Terbitkan Instrumen Additional Tier 1 Senilai US$700 juta di Pasar Internasional Perbesar

INAnews.co.id,  Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat implementasi tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), manajemen risiko, pengendalian internal, serta struktur permodalan untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Langkah tersebut sejalan dengan agenda transformasi BUMN dan penciptaan nilai jangka panjang dalam ekosistem Danantara Indonesia.

Salah satu penguatan fundamental itu diwujudkan melalui penerbitan instrumen Additional Tier 1 atau AT1 senilai US$700 juta di pasar internasional.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, tata kelola perusahaan yang baik bukan sekadar pemenuhan aspek kepatuhan, melainkan fondasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat, investor, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Sebagai bagian dari BUMN, BNI terus memperkuat tata kelola perusahaan, manajemen risiko, efektivitas pengendalian internal, kapabilitas digital, dan struktur permodalan agar fundamental perusahaan semakin kuat, dikelola secara profesional, dan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan nasional,” ujar Okki dalam keterangan tertulis pada 29 Juli 2026.

Menurut dia, komitmen tersebut selaras dengan arah transformasi BUMN bersama Danantara Indonesia.

Danantara memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN guna mendukung program strategis nasional, industrialisasi, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Selain memperkuat permodalan, BNI melanjutkan transformasi organisasi melalui penyempurnaan proses bisnis, pemanfaatan teknologi digital, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Transformasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat daya saing, serta menghadirkan layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah.

Penguatan tata kelola dan fundamental juga menjadi modal bagi BNI untuk menjalankan fungsi intermediasi secara sehat.

Dengan kapasitas bisnis yang semakin kuat, perseroan berupaya memperluas akses layanan keuangan dan mendukung berbagai program pembangunan nasional.

“Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, BNI akan terus memperkuat tata kelola dan fundamental perusahaan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat, mendukung transformasi BUMN bersama Danantara Indonesia, serta berkontribusi bagi kemajuan Indonesia,” kata Okki.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari perjalanan BNI yang memasuki usia 80 tahun pada 5 Juli 2026 dengan mengusung tema Swadharma Bhakti Nagara.

Melalui penguatan tata kelola, permodalan, dan transformasi bisnis, BNI berupaya menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan kapasitasnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Baca Juga

​Kredit Macet BDL Lamongan Tembus Rp386 Miliar, CBA Desak KPK Periksa Dirut Nur Rahmawati

14 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Turunkan Pajak

11 Agustus 2026 - 18:18 WIB

PFII Bisa Ubah Bank Syariah RI Jadi Institusi Keuangan Islam Global

11 Agustus 2026 - 14:40 WIB

Populer EKONOMI